Kompas.com - 15/07/2021, 13:13 WIB
Ilustrasi pabrik SHUTTERSTOCKIlustrasi pabrik

KOMPAS.com - Sebuah laporan menyebutkan perusahaan asal Taiwan yang membuat alas kaki untuk merek Nike dan Adidas berhenti beroperasi akibat pandemi Covid-19.

Perusahaan bernama Pou Chen Corp tersebut menghentikan operasi pabrik yang berada di Ho Chi Minh City, Vietnam terhitung sejak hari Rabu (14/7/2021).

Dalam sebuah pernyataan, Kementrian Kesehatan Vietnam menyatakan produksi di pabrik Pouyuen Vietnam di Pou Chen akan disetop selama 10 hari.

Media pemerintah setempat menyebutkan 49 kasus infeksi virus corona ditemukan di pabrik di Ho Chi Minh City tersebut. Hal ini menyebabkan Pou Chen Corp menjadi pusat wabah virus corona terburuk di Vietnam.

Imbasnya, saham Pou Chen anjlok 1,3 persen ketika ditutup pada Rabu kemarin.

Baca juga: Covid-19 Memburuk di Vietnam, Kota Besar Berpenduduk 9 Juta Orang Lockdown

Sebelumnya Vietnam tergolong berhasil mengatasi kondisi pandemi. Namun sejak akhir April, negara itu menghadapi wabah yang lebih parah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut sumber, infeksi Covid-19 yang meningkat disertai pembatasan pergerakan yang ketat membuat Pou Chen Corp harus beroperasi dengan jumlah pekerja yang terbatas di provinsi utara Vietnam.

Provinsi utara juga merupakan daerah di mana pemasok untuk Apple, Samsung Electronics, dan perusahaan teknologi lainnya berada.

Pouyuen Vietnam, perusahaan terbesar di Ho Chi Minh City yang memiliki sebanyak 56.000 pekerja bahkan tidak mampu mengatur para pekerja untuk beristirahat di pabrik.

Tahun lalu, perusahaan itu diminta untuk menghentikan produksinya selama dua hari penuh lantaran perusahaan tersebut gagal mematuhi aturan social distancing.

Awal pekan ini, media pemerintah setempat melaporkan sebanyak 29 perusahaan di kawasan industri Tan Thuan Export Processing Zone diminta untuk menangguhkan produksi karena Covid-19.

Baca juga: Walau Masa Pandemi, Ekspor Jus Pepaya Sumut ke Vietnam Malah Meningkat

Tidak jauh dari Tan Thuan Export Processing Zone, tepatnya Saigon Hi-Tech Park yang merupakan lokasi banyak perusahaan internasional, lebih dari 700 kasus Covid-19 terdeteksi dalam beberapa hari terakhir.

Pihak berwenang memerintahkan perusahaan untuk menutup unit dengan pekerja yang terinfeksi.

Vietnam mencatat beban kasus Covid-19 yang jauh lebih rendah daripada banyak negara lain, dengan total 36.605 kasus dan 130 kematian.




Sumber Yahoo
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.