KOMPAS.com - Banyak orang tak bahagia dengan pekerjaanya sehingga harus mengorbankan kesehatan mentalnya demi karier.
Masalah ini rupanya tak luput dari perhatian Pangeran Harry dalam salah satu wawancara terbarunya dengan majalah Fast Company, AS.
Menurutnya, penting untuk mengutamakan kebahagiaan dibandingkan terus bertahan pada pekerjaan yang menyiksa batin kita. Solusi yang disarankannya adalah mengundurkan diri untuk mendapatkan karier lain yang lebih baik.
Hal tersebut mulai banyak terjadi selama pandemi dan menjadi fenomena tersendiri. Banyak orang berhenti dari pekerjaan yang tidak disukai untuk melakukan hal lain yang lebih positif untuk jiwanya.
Anak bungsu Putri Diana ini menilai, pengunduran diri yang dilakukan selama pandemi, karena dipicu stres dan beban mental, tidak sepenuhnya buruk.
Baca juga: Cemas dan Tak Ingin Kembali ke Kantor Setelah WFH? Itu Normal
“Faktanya, ini adalah tanda bahwa dengan kesadaran diri muncul kebutuhan akan perubahan,” ujarnya sembari mempromosikan startup miliknya yang berfokus pada kesehatan mental, BetterUp.
Ia menambahkan, fenomena orang yang meninggalkan pekerjaan mereka di tengah pandemi menginspirasi perubahan budaya yang sangat dibutuhkan.
"Sekarang mereka mengutamakan kesehatan mental dan kebahagiaan mereka. Ini adalah sesuatu yang harus dirayakan," ujar bangsawan berusia 37 tahun ini.
Dilema soal kebahagiaan dan pekerjaan ini sudah menjadi masalah yang lazim di kalangan pekerja. Namun banyak yang ragu untuk beralih profesi karena berbagai faktor yang menentukan termasuk kebutuhan yang harus dipenuhi.
Namun suami Meghan Markle ini menilai gerakan berani resign demi kebahagiaan itu menjadi awal dari kebangkitan kesadaran soal kesehatan mental.
“Pekerjaan ini tidak pernah lebih penting karena orang-orang akhirnya memperhatikan, dan komponen besar dari misi ini adalah membangun kesadaran dan terus merintis diskusi," tandasnya.
Berani coba saran Pangeran Harry?
Baca juga: 9 Alasan Resign yang Baik dan Dapat Digunakan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.