Kompas.com - 14/01/2022, 09:00 WIB
. Photo by Valeria Boltneva from Pexels.

KOMPAS.com - Kaviar dikenal sebagai makanan appetizer dengan harga selangit yang biasa dijumpai di restoran mewah.

Namun, tahukah kamu kalau makanan berbentuk bulat dan mungil ini kaya akan berbagai manfaat kesehatan?

Bahkan, ahli diet Patricia Bridget Lane mengatakan, telur ikan mewah ini merupakan sebuah “nutritional powerhouse” alias makanan kaya nutrisi.

Nah, sebelum membahas manfaatnya, perlu diketahui bahwa tak semua kaviar memiliki bentuk dan rasa yang sama.

Baca juga: Serba-serbi Kaviar, Santapan dengan Harga Selangit...

Setiap kaviar bisa memiliki warna berbeda, meski merah dan hitamlah yang paling dominan.

Ukurannya pun berbeda.

“Kaviar besar dengan warna merah biasanya memiliki rasa mirip salmon, lebih “ikan” dan amis, sementara yang berukuran kecil lebih asin dan tidak terlalu amis,” ujar Lane.

Kendati demikian, terlepas dari ukuran, warna, dan rasanya, kaviar memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti berikut ini.

  • Tinggi vitamin B12

Kaviar sangat tinggi vitamin B12 yang sangat penting untuk membuat tubuh berfungsi normal.

Caviar mencakup hampir 236 persen dari nilai harian yang direkomendasikan,” kata Lane.

Nah, vitamin B12 ini tidak hanya membantu mengatasi kelelahan, tetapi juga akan membantu kita mengembangkan protein.

Vitamin B12 juga berguna untuk sel darah merah dan sel saraf, serta membantu pemecahan lemak dan karbohidrat.

  • Tinggi kandungan lemak baik

Selain itu, kaviar kaya akan asam lemak omega-3. Lemak baik ini dapat meningkatkan suasana hati dan memori, serta melindungi sel-sel otak kita.

Bahkan, asam ini sangat penting untuk mendukung kehamilan yang sehat, dengan menutrisi ibu dan berkontribusi dalam perkembangan bayi.

"Ada kesalahpahaman bahwa jika ada sesuatu yang tinggi lemak, itu tidak sehat, karena lemak per gram memiliki lebih banyak kalori daripada protein dan karbohidrat," kata Lane.

“Lalu, banyak orang berpikir bahwa kaviar tidak baik untuk kita karena kandungan lemaknya yang tinggi."

Baca juga: Kecap Asin Kaviar Jepang, Teman Istimewa untuk Makan Sushi

"Namun, kita membutuhkan sekitar 25-35 persen lemak dalam makanan kita setiap hari - dan kaviar adalah cara yang bagus untuk mengonsumsi lemak yang baik dua kali seminggu, jika kita mampu -tentu saja,” kata dia.

  • Membuat kulit sehat

Lane mengatakan, kaviar juga biasa ditemukan dalam produk kosmetik, terutama yang merupakan produk kulit anti-penuaan kelas atas.

Menurut dia, kaviar merupakan produk sampingan kaya akan asam lemak omega-3, yang terbukti dapat membantu kulit pulih dari kerusakan.

Asam lemak omega-3, serta vitamin A dan E dalam kaviar juga dapat membantu mengatasi kondisi kulit tertentu.

“Mengonsumsi kaviar secara teratur dapat membantu memerangi dermatitis, kulit bersisik, dan kulit kasar,” catat Lane.

  • Meningkatkan imunitas

Kaviar kaya akan vitamin C, vitamin E dan vitamin A. Artinya, kaviar dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

"Mikronutrien sama pentingnya dengan makronutrien," kata Lane.

“Sebagai ahli diet, kami menganjurkan diet seimbang, dan orang-orang mendapatkan semua manfaat kesehatan saat mereka

  • Sumber kalsium 

Kaviar memiliki kadar seng, magnesium, besi dan kalsium yang sangat tinggi.

Baca juga: Inikah Kaviar Termahal di Dunia?

Hadirnya kalsium ini sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki alergi laktosa atau tidak mengonsumsi produk susu.

“Kaviar menghadirkan peluang bagi mereka untuk mendapatkan kalsium dalam hidupnya,” kata Lane.

Selain itu, kalsium juga penting untuk kesehatan tulang jangka panjang.

“Radang sendi dan osteoporosis menjadi umum seiring bertambahnya usia."

"Jadi sangat penting untuk fokus mengonsumsi kalsium dan vitamin D sejak dini, saat kita masih muda,” sebut Lane.

“Jika kita masih muda dan suka keluar, belilah kaviar dan tingkatkan asupan kalsium,” tambah dia.

Baca juga: Serba Mewah, Jamuan Oscars Pakai 10 Kg Kaviar Hingga 5.000 Telur Ayam

Bagaimana cara menikmati kaviar?

Biasanya kaviar tidak dikonsumsi “sendirian” dan digunakan sering digunakan sebagai olesan pada baguette, saus untuk hidangan kentang atau bahkan sebagai hiasan.

“Jika orang tidak menyukai rasa ikan atau kaviar, salah satu keunikannya adalah ukurannya yang sangat kecil."

"Dengan demikian, kitamungkin bisa meletakkannya di salad dan tetap menuai manfaat kesehatan tanpa harus melewatkannya,” kata Lane.

Lane menekankan bahwa kaviar masih merupakan cara yang fantastis untuk meningkatkan kesehatan.

“Kaviar tidak dimaksudkan untuk dimakan dengan cangkir, itu lebih dimaksudkan untuk ditaburkan pada makanan atau dimakan dengan sendok teh,” sebut dia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.