Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Mengapa Dapur perlu Dirancang Berdasarkan Feng Shui

Kompas.com - 31/05/2022, 12:53 WIB
Anya Dellanita,
Wisnubrata

Tim Redaksi

Feng Shui diatur oleh lima elemen yaitu yaitu air, kayu, api, tanah dan logam. Setiap elemen mewakili warna dan energi dalam ruang hidup, dan semua objek dapat dikategorikan sesuai dengan elemennya.

Sementara air mewakili emosi dan inspirasi, kayu berarti pertumbuhan dan kreativitas. Api menunjukkan kepemimpinan dan keberanian; bumi melambangkan kekuatan dan keseimbangan; logam menandakan fokus dan struktur.

Para praktisi Feng Shui pun percaya bahwa mencampur dan menyeimbangkan elemen tersebut di sebuah ruangan dapat meningkatkan aliran chi positif

The Bagua Map

Secara harfiah, bagua dapat iterjemahkan menjadi satu prinsip utama dalam energi Feng Shui. Hal ini juga digunakan untuk menganalisis medan energi suatu lingkungan.

Praktik Feng Shui modern pun membagi denah lantai menjadi sembilan kisi untuk membantu mengatur ruang.

Setiap area di peta mewakili aspek penting kehidupan, seperti karier, hubungan, dan kesehatan, bersama dengan elemen, warna, dan bentuk.

Alasan perlu kembali merancang dapur berdasarkan Feng Shui

Seperti disebutkan sebelumnya, Feng Shui tidak hanya membantu menyeimbangkan energi positif dan negatif di suatu lingkungan, tetapi juga memandu praktisi untuk meningkatkan aliran chi yang baik di rumah mereka.

Saat energi positif masuk ke rumah melalui pintu depan, chi akan muncul di rumah dan memengaruhi penghuninya.

Jadi untuk memastikan hadirnya energi baik, perlu untuk menilai penempatan dapur dan kamar tidur.

Nah ketika datang ke dapur, energi Feng Shui berinteraksi dengan energi aktif yang dihasilkan dari menyiapkan makanan. Artinya, memanfaatkan elemen api untuk meningkatkan chi positif,

Itulah mengapa alasannya kita perlu mendesain ulang atau menyusun dapur sesuai Feng Shui.

Baca juga: Feng Shui Dalam Membangun Rumah, Berdampak pada Psikologis Penghuninya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com