Berpikir Negatif Akibat Trauma Kegagalan - Kompas.com

Berpikir Negatif Akibat Trauma Kegagalan

Kompas.com - 08/06/2012, 07:37 WIB

TANYA :

Dokter, jika perasaan saya tidak baik terkadang saya cenderung berpikir yang negatif. Terkadang saya berpikir tentang kematian atau hal-hal yang tidak menyenangkan terjadi pada hidup saya. Saya juga sering menyalahkan keadaan lingkungan saya sendiri. kadang saya membenci orang-orang yang terlihat sangat menyebalkan. Semua hal terjadi saat saya lulus SMA, saya mendapat pengalaman yang gagal terhadap cita-cita saya untuk masuk universitas favorit di Bandung. Saya juga sekarang tinggal dengan nenek saya yang sudah tua dan saya pikir hal itu membawa pengaruh yang buruk bagi hidup saya. Saya tidak tahu, mengapa saya begini. Mohon bantuan dokter untuk menjelaskan apa yang terjadi pada jiwa saya? Terimakasih.

(Verina, 20, Sukabumi).


JAWAB :

Dear Verina yang baik,

Kegagalan dalam kehidupan adalah suatu hal yang biasa. Orang tidak mungkin selalu dalam kondisi bahagia sepanjang kehidupannya. Malahan dengan merasakan penderitaan maka orang bisa memahami kebahagiaan lebih baik lagi. Apa yang telah dialami Verina mungkin sungguh menyakitkan.

Gagal diterima sekolah di tempat yang diidamkan adalah sesuatu yang sangat mengecewakan. Namun apakah karena gagal sekolah maka harus juga gagal dalam kehidupan? Rasanya sekolah hanyalah bagian kecil dari kompleksitas kehidupan ini. Jadikan kegagalan sekolah ini menjadi suatu pengalaman belajar yang berharga untuk memperbaiki diri sendiri ke depan.

Lepaskan pikiran dari trauma kegagalan itu dan lanjutkan hidup saat ini. Jika tidak dilepaskan maka Verina akan merasakan hal-hal di sekitar Verina juga semuanya buruk dan tidak ada yang membuat Verina bahagia. Padahal bahagia, suka, senang, benci, kecewa adalah kesemuanya persepsi pikiran yang belum tentu kadarnya sama untuk semua orang.

Saya menyarankan Verina segera meninggalkan pikiran trauma dari pengalaman yang menyakitkan tersebut. Jikalau tidak bisa dengan sendiri mungkin bisa mendapatkan bantuan psikiater untuk membantu memperbaiki pikiran yang negatif tersebut. Salam Sehat Jiwa

 

EditorAsep Candra

Terkini Lainnya

5 Alasan Mengapa Bantal Perlu Diganti Rutin

5 Alasan Mengapa Bantal Perlu Diganti Rutin

Feel Good
Mengapa Orangtua Perlu Bersyukur Punya Anak yang Tak Bisa Diam

Mengapa Orangtua Perlu Bersyukur Punya Anak yang Tak Bisa Diam

Feel Good
Kecenderungan Psikopat pada Penyuka Kopi Pahit

Kecenderungan Psikopat pada Penyuka Kopi Pahit

Eat Good
Pria Jakarta Lebih Pede Lakukan Perawatan Estetika

Pria Jakarta Lebih Pede Lakukan Perawatan Estetika

Look Good
Ultherapy, Mengencangkan Kulit dengan Energi Suara

Ultherapy, Mengencangkan Kulit dengan Energi Suara

Look Good
Profesi Dokter dan Tentara Tak Lagi Jadi Cita-cita Utama Remaja

Profesi Dokter dan Tentara Tak Lagi Jadi Cita-cita Utama Remaja

Feel Good
Penuhi Kebutuhan Ini Agar Pasangan Tidak Selingkuh

Penuhi Kebutuhan Ini Agar Pasangan Tidak Selingkuh

Feel Good
Apakah Kondom Bisa Mencegah Penyakit Menular Seksual?

Apakah Kondom Bisa Mencegah Penyakit Menular Seksual?

Feel Good
Kiat Memainkan dan Memadukan Motif Batik

Kiat Memainkan dan Memadukan Motif Batik

Look Good
Berikan Keleluasaan Anak Bermain Hingga Usia 7 Tahun

Berikan Keleluasaan Anak Bermain Hingga Usia 7 Tahun

Feel Good
Segera Hadir, Batik Motif Simpang Susun Semanggi

Segera Hadir, Batik Motif Simpang Susun Semanggi

Look Good
Jam Tangan Anda Juga Perlu Dibersihkan

Jam Tangan Anda Juga Perlu Dibersihkan

Look Good
5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

5 Cara Bekerja Lebih Cerdas

Feel Good
Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Mengintip Gaya Hidup Pegulat Sumo

Feel Good
Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Ikuti Gaya Chris Hemsworth Mengenakan Kaus ‘V-Neck’

Look Good
Close Ads X