Mengganti Kecanduan Rokok dengan Kecanduan Lari - Kompas.com

Mengganti Kecanduan Rokok dengan Kecanduan Lari

Kahfi Dirga Cahya
Kompas.com - 14/09/2017, 12:11 WIB
Ilustrasi lari bersamajacoblund Ilustrasi lari bersama

KOMPAS.com - Anda ingin berhenti merokok? Berolahragalah secara intensif sampai pada suatu titik di mana Anda menemukan bahwa merokok menghambat kemajuan performa Anda. Biasanya seseorang akan mencapai titik ini saat mendapati nafasnya berat ketika berlari, atau merasa cepat lelah, atau tidak bisa mengimbangi orang-orang lain.

Penelitian dari University of British Columbia membenarkan hal itu. Para peneliti menemukan sebagian perokok yang diminta mengikuti Program Lari 10 Pekan, ternyata mampu menghentikan kebiasaan buruk itu selamanya.

"Ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat menjadi cara untuk berhenti merokok, apalagi bila dilakukan bersama-sama," kata peneliti Carly Priebe. "Kebersamaan perlu karena biasanya orang sulit menjalaninya sendiri karena banyak godaan dan kurang dukungan."

Dalam studi, peneliti membuka pendaftaran untuk para perokok di Kanada yang ingin berhenti. Sebanyak 168 orang mendaftarkan diri pada tahun 2016 untuk mengikut program tersebut. Hingga pekan terakhir, hanya tersisa 72 orang. Dari jumlah tersebut, 37 orang atau sekitar seperempatnya benar-benar berhasil berhenti merokok.

Dalam program ini para peserta diajak beraktivitas, baik jalan kaki maupun lari di luar ruang. Setelah beberapa saat mengikuti program, para peserta melaporkan bahwa kesehatan mental mereka meningkat.

"Bagi sebagian orang, berhenti merokok ternyata sesuatu yang sulit. Namun walau tidak sepenuhnya berhenti, mengurangi kebiasaan merokok sudah cukup bagus," tambah Priebe.

Dalam program ini, sebagian besar peserta sebelumnya tidak pernah berlari. Artinya perlu usaha yang bertahap agar lari menjadi kebiasaan dan gaya hidup. Dan jika itu bisa menjadi bagian dari gaya hidup, maka manfaat kesehatan yang didapat menjadi lebih besar.

Pasalnya selain terhindar dari akibat buruk merokok, berolahraga juga membuat jantung lebih sehat, risiko penyakit seperti kanker, diabetes, stroke menurun, badan lebih bugar dan proporsional, serta suasana hati lebih baik.

"Karenanya kami meminta para peserta untuk terus mencoba. Jika dalam program pertama ini Anda gagal, coba lagi mengikuti program bersama teman-teman Anda," ujar Priebe. "Begitu Anda kecanduan lari, maka kecanduan rokok pun bisa hilang."

PenulisKahfi Dirga Cahya
EditorWisnubrata
SumberThe Sun
Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM