Salin Artikel

Clarks Kembali dengan Wajah Berbeda, Muda dan Fun

JAKARTA, KOMPAS.com - Kamu mungkin masih ingat bahwa beberapa toko sepatu memberi potongan harga besar-besaran karena mereka hendak menutup tokonya. Salah satunya adalah toko sepatu Clarks yang selain memberi diskon tinggi juga menggelar promo buy one get one beberapa bulan lalu.

Namun setelah penutupan toko-toko tersebut, kini Clarks kembali lagi ke Indonesia dengan wajah berbeda dan partner baru, yakni PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP), perusahaan ritel gaya hidup yang juga memegang banyak brand populer.

MAP akan mengembangkan merek Clarks di pasar Indonesia dengan konsep baru yang menawarkan produk-produk Clarks yang menyesuaikan gaya hidup dengan kemampuan daya beli pelanggan.

"Kami akan mulai membuka toko-toko pertama Clarks dengan konsep retail terkini sebelum akhir tahun 2018," ujar Fetty Kwartati, Head of Corporate Communication of MAP.

Tiga toko baru yang sudah dibuka adalah Clarks di Pondok Indah Mal 1, Paris Van Java Mall, Bandung dan yang baru dibuka hari Jumat kemarin (28/12/2019) adalah Clarks di Mal Kelapa Gading 3. Tahun depan segera menyusul pembukaan toko di Mal Gandaria City dan Trans Studio Mal Cibubur.

Pembukaan ini masih akan berlanjut dengan belasan toko lain tahun depan, bahkan ditargetkan akan ada lebih dari 100 gerai dalam 5 tahun pertama kemitraan

Di Mal Kelapa Gading misalnya, gerai Clarks dirancang simpel, terang, namun tetap terkesan berkelas. Koleksi-koleksinya pun tak sebatas sepatu kulit tradisional, namun juga berbagai sneakers keluaran baru berbahan rajutan dan sol karet.

Di samping toko itu, Clarks juga menjual produk-produk dengan desain berbeda, yakni Cloudsteppers by Clarks, lini terbaru yang ditujukan untuk pembeli yang lebih muda dan menyukai gaya yang lebih santai.

"Ini adalah sub brand dari Clarks yang bergaya muda, bright, sekaligus fun," ujar Frederica Salim, brand manager Clarks di MAP Indonesia.

Koleksi-koleksi kami akan tersedia di waktu yang sama dengan pasar Singapura dan tentu saja dengan harga yang kompetitif," ujar Quinlan.

Clarks merupakan perusahaan swasta produsen sepatu yang didirikan di Street, Somerset di Britania Raya oleh keluarga Clark pada tahun 1825. Kantor pusat global dari Clarks masih berbasis di Street.

Sepanjang sejarahnya, Clarks telah membuat lebih dari 22.000 model sepatu, termasuk Desert Boot yang terkenal. Selain itu ada seri Nature, terobosan sepatu olahraga kasual hybrid yang muncul di akhir tahun 1980an yang didesain ulang dan diluncurkan kembali, serta Trigenic Flex, seri paling modern untuk pasar yang lebih muda.

Dengan sejarah dan pengalaman dalam pembuatan sepatu yang sudah begitu panjang, Clarks memang seharusnya tetap ada untuk menjadi pilihan sepatu berkualitas. Maka kembalinya Clarks bisa disebut sebagai berita gembira bagi penggemar sepatu.

https://lifestyle.kompas.com/read/2018/12/29/125033720/clarks-kembali-dengan-wajah-berbeda-muda-dan-fun

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.