Salin Artikel

5 Sepeda Lipat "Mahal dan Keren" di Indonesia, Bukan Cuma Brompton

Kesan bahwa "hanya" Brompton yang menjadi sepeda lipat berharga selangit pun menguat di benak orang.

Ya, seolah hanya sepeda lipat buatan tangan asal London, Inggris, ini saja yang bisa disebut mahal.

Padahal, bagi para pencinta sepeda lipat, sudah ada sederet merek sepeda lipat ternama, yang sebenarnya secara pamor dan juga kualitas tak kalah dibandingkan Brompton.

Berikut ini adalah beberapa contoh merek sepeda lipat "mahal" yang juga berseliweran di jalan-jalan kota besar Indonesia, tetapi kehebohannya tak seperti Brompton.

Sebenarnya, Bike Friday menawarkan beberapa varian sepeda lipat, yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan Brompton. Bahkan, di negeri asalnya ada pilihan sepeda tandem.

Hanya saja, bentuk frame set utamanya terlihat mirip satu dengan yang lain, sehingga penampakannya pun tetap memiliki kekhasan tersendiri.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com di sejumlah marketplace, sepeda yang umumnya lebih condong ke gaya roadbike ini dijual dalam rentang harga antara Rp 27 juta hingga lebih dari Rp 40 juta.

Bike Friday dibuat oleh Green Gear Cycling, Inc sejak 1992 dan dikenal dengan kebijakan ramah lingkungan dalam proses produksinya. 

Namun, produksi sepeda ini dilakukan oleh Pacific Cycles Taiwan, yang juga memproduksi sejumlah sepeda lain.

Pembuatan Birdy dimulai pada tahun 1992, ketika salah satu pendiri Markus Riese memiliki ide baru membuat sepeda lipat.

Sebelum itu, ia dan Heiko Müller--pendiri lainnya--adalah teman dekat yang bertemu di universitas dan menghabiskan waktu untuk mengonversi sepeda.

Mereka mengoptimalkan sepeda dengan ide dan desain mereka sendiri.

Di Indonesia, saat tren sepeda lipat terjadi lebih dari satu dekade lalu, nama Birdy pun dikenal sebagai pilihan sepeda lipat hi-end.

Salah satu keunikan dalam sepeda lipat Birdy dapat langsung dikenali dari desain shockbreaker depan ganda.

Di jejaring marketplace Indonesia, sepeda Birdy dibanderol seharga lebih dari Rp 40 jutaan.

Tak sedikit warga penikmat sepeda lipat Indonesia menjatuhkan pilihan pada merek premium asal Jepang ini.

Sejarahnya pun belum terlalu panjang. Didirikan oleh Masahito Hirose pada tahun 2004, Tyrell terkenal dengan desain mini-velo-nya.

Kendati masih baru, merek ini telah mengumpulkan banyak penghargaan desain di Jepang.

Bahkan, sebelum produk mereka pertama kali diluncurkan ke pasar konsumen pada tahun 2005.

Di Indonesia, kini Tyrell dibanderol seharga antara Rp 26 juta sampai kisaran Rp 40 juta per sepeda, tergantung spesifikasinya.

Berat sepeda ini hanya 6,9 kilogram, yang artinya terpaut jauh dengan kebanyakan sepeda lipat lainnya. Sebagai gambaran, Brompton dengan "6 Speed" beratnya ada di kisaran 11 kilogram.

Kecepatan melipatnya pun disebut sebagai yang tercepat karena hanya membutuhkan waktu sekitar lima detik.

Rangka Hummingbird terbuat dari serat karbon--bahan komposit yang digunakan dalam dunia penerbangan dan balap, karena kualitas tinggi dalam hal bobot, kekakuan, dan peredam getaran.

Tak perlu khawatir, sepeda ini pun ada di pasar Indonesia dalam berbagai pilihan varian, di kisaran harga Rp 60 juta. 

Alex Moulton memelopori revolusi sepeda roda kecil lebih dari 50 tahun yang lalu.

Semua variasi sepeda roda kecil yang ada saat ini sepantasnya "berterima kasih" kepada desain kerangka asli "F" dari Moulton.

Dia tidak hanya memperkenalkan dan membuktikan konsep sepeda ukuran penuh dengan roda kecil, tetapi juga, sejak diluncurkan pada tahun 1962, telah menggunakan sistem peredam kejut depan/belakang.

Sepeda Moulton pun dikembangkan dan disempurnakan terus-menerus sejak saat itu, dan hingga hari ini menjadi sepeda bergengsi di seluruh dunia. 

Beda dari sepeda lipat yang lain, pemasangan sepeda Alex Moulton lebih pantas disebut dengan kata "dirakit".

Sebab, penguna harus melepas sambungan satu per satu hingga sepeda terbelah dalam beberapa bagian.

Di Indonesia, sepeda Alex Moulton dijual mulai harga sekitar Rp 38 juta untuk seri terendah hingga lebih dari Rp 100 jutaan.

Nah, mana yang jadi pilihan kamu?

Bisa dilihat kan, sepeda lipat mahal dan bergengsi itu bukan hanya Brompton.

Kamu hanya perlu memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan dan selera, bukan semata-mata ikut dengan tren pasar.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/06/29/110424720/5-sepeda-lipat-mahal-dan-keren-di-indonesia-bukan-cuma-brompton

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.