Salin Artikel

Agar Tidak Boros, Yuk Lakukan 6 Hal Berikut

Apalagi, berbelanja kini semudah menekan jempol kita di layar ponsel.

Namun, kebiasaan berbelanja yang tak terkendali bisa berujung pada perilaku kecanduan (shopping addiction) yang tentunya akan berdampak buruk pada kehidupan seseorang.

Jika kamu mengalaminya atau setidaknya mengarah ke perilaku tersebut, cobalah lakukan beberapa hal berikut sebagai langkah awal keluar dari hidup boros.

1. Bayar semua tagihan di awal
Berapapun penghasilan bulananmu dan seperti apapun perilaku berbelanjamu, usahakan membayar semua tagihan bulanan di awal, seperti biaya sewa tempat tinggal, listrik, air, internet, makanan, dan biaya penting lainnya.

Makanan sering kali menjadi salah satu pembelian penting yang paling sulit untuk dilakukan dengan benar.

Agar tidak boros, cobalah membeli stok makanan yang tidak mudah busuk di awal bulan, lalu sisihkan uang untuk membeli makanan seperti buah segar, sayuran dan produk susu di sisa hari pada bulan tersebut.

2. Membuat makanan sendiri
Selain membeli stok makanan di awal bulan setelah gaji turun, usahakan untuk lebih sering membuat makanan sendiri.

Banyak orang memilih membeli makanan di luar tanpa menyadari bahwa pengeluaran mereka akan membengkak, terlebih jika mereka membeli makanan di kafe atau restoran mahal. Itu baru pengeluaran untuk makanan saja.

Sesekali tak masalah untuk membeli makanan di luar.

Namun, membuat masakan sendiri bisa menghemat banyak uang sekaligus memastikan makanan yang diasup bernutrisi dan lebih sehat.

3. Tidak berutang
Salah satu kebiasaan yang membuat seseorang boros adalah gemar menggunakan kartu kredit atau alat pembayaran sejenisnya.

Kartu kredit memang mudah digunakan dan membuat kita bisa membeli apa yang mungkin tidak bisa terbayar dengan uang yang dimiliki saat itu.

Namun, kartu kredit membuat kebanyakan orang menjadi lebih impulsif dalam berbelanja.

Jadi, hindari penggunaan kartu kredit. Usahakan hanya menggunakan kartu kredit untuk alat pembayaran praktis.

Menyingkirkan kartu kredit mungkin hal yang sulit bagi sebagian orang. Tetapi, langkah sederhana tersebut bisa berdampak besar untuk masa depan.

4. Mencatat pengeluaran
Buatlah perencanaan pengeluaran dan cobalah sebisa mungkin mematuhi perencanaan tersebut.

Jika pada satu waktu ada tendensi untuk menghabiskan uang yang tersisa setelah semua kebutuhan terpenuhi, cobalah membuat catatan tentang apa saja yang membuatmu boros.

Jika uang tersebut "lari" untuk hal-hal yang tidak esensial, seperti pakaian, sepatu atau aksesoris, barang elektronik, dan sebagainya, maka buatlah batasan.

Cobalah menetapkan berapa jumlah maksimal yang bisa kamu habiskan untuk pengeluaran non-esensial tersebut.

Jika kamu baru menyadari bahwa selama ini sudah membeli begitu banyak barang non-esensial, tak masalah untuk menjualnya atau bahkan mendonasikannya.

Sebab, tidak semua barang yang menimbun di rumahmu akan terpakai dengan rutin.

5. Jangan tergiur diskon
Orang-orang yang boros cenderung mudah tergiur diskon.

Jika terjadi berkepanjangan dan sering dilakukan, kebiasaan ini tentunya akan memengaruhi finansialmu secara keseluruhan.

Untuk menghindarinya, kapan pun kamu tergoda untuk memboroskan uang, cobalah tunda selama tiga hari.

Sebab, di momen tersebut otakmu akan lebih bijak dalam memutuskan apakah barang tersebut memang perlu dibeli atau tidak.

Saat ini, informasi promosi juga bisa disebarkan lewat katalog dan email.

6. Membuat catatan belanja
Sebelum pergi berbelanja, misalnya di awal bulan ketika baru menerima gaji, usahkan kamu membawa catatan belanja.

Dengan begitu, kamu cenderung kn memprioritaskan barang-barang yang penting saja dan lebih bisa terhindar dari perilaku belanja impulsif.

Menjadwalkan untuk berbelanja pada tanggal-tanggal tertentu juga bisa menghindari godaan untuk memboroskan uang di waktu-waktu lainnya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/02/03/112503120/agar-tidak-boros-yuk-lakukan-6-hal-berikut

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.