Tingkat Keberhasilan Program Bayi Tabung Capai 30-60 Persen

Kompas.com - 22/10/2009, 16:44 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Anda punya masalah infertilitas dan berniat menjalani bayi tabung? Tak perlu repot merogoh kocek puluhan ribu dollar hanya untuk mengikuti program bayi tabung di luar negeri. Pasalnya, di Indonesia pun sejumlah pusat medis kini mampu menyediakan program fertilisasi in vitro dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi berkat pengembangan teknologi dan temuan obat-obatan terbaru.

Kepala Unit Program Bayi Tabung Rumah Sakit Bunda, Menteng, dr Ivan Rizal Sini, bahkan mengatakan tingkat keberhasilan program bayi tabung ini terbukti mencapai 30-60 persen. "Dalam 3 tahun terakhir angka keberhasilan bayi tabung mencapai 30-60 persen," ujarnya dalam talk show yang diadakan untuk merayakan peluncuran Kompas Female, di Mario's Place, Jakarta, Kamis (22/10). Pasangan muda yang berusia di bawah 35 tahun, tambah dr Ivan, mempunyai tingkat keberhasilan yang lebih tinggi di atas 33 persen dibandingkan pasangan dengan usia lebih tua.

Menurut dokter, yang pernah dipercaya menjadi kepala unit bayi tabung di Clinician of Repromed Darwin IVF Centre, Australia, pada tahun 2004–2005 ini, penyebab infertilitas sangat beragam. Mulai dari kurang berolahraga, merokok, alkohol, narkoba, hingga paparan radiasi di lingkungan kerja. Kendati demikian, dr Ivan menyebut sekitar 65 persen penyebab infertilitas ada di faktor pria. "Biasanya kan kalau ada pasangan yang tidak juga mendapatkan anak, pihak wanita dianggap yang menjadi penyebabnya. Padahal, masalah lebih banyak ada di pihak pria," cetusnya.

Program bayi tabung ini dilakukan dengan cara mempertemukan sel telur dengan sperma. Sebelumnya, sel telur ini diambil dengan cara disedot terlebih dahulu dari indung telur. Program ini terbilang mudah dan nyaman karena hanya perlu datang ke pusat medis atau klinik untuk melakukan konsultasi. "Tidak perlu bed rest, hanya perlu datang ke klinik, kemudian konsultasi, terus disuntik. Suntiknya juga bisa sendiri. Tetapi biayanya memang masih mahal," terangnya.

Jadi, bila Anda belum juga berhasil mendapatkan sang buah hati, jangan dulu berputus asa. Masih ada teknologi yang memungkinkan Anda mendapatkannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.