9 Cara Aman Memakai Elpiji

Kompas.com - 05/08/2010, 07:04 WIB
EditorNF

KOMPAS.com — Sejak diberlakukannya konversi bahan bakar minyak tanah ke elpiji, muncul berita-berita mengenai kebakaran yang diakibatkan oleh meledaknya tabung elpiji.

Kejadian ini sebagian berawal dari kelalaian dalam pemasangan dan pemeliharaan tabung serta kompor. Akibatnya, kebocoran gas pun terjadi dan menyulut kebakaran. Selain itu, beredarnya tabung elpiji palsu juga menjadi penyebab.

Sebenarnya elpiji tidaklah berbahaya. Bahkan jika paham dan cermat menggunakannya, elpiji jauh lebih aman dan efisien. Nah, berikut ini cara-cara yang harus dilakukan saat memakai elpiji di rumah.

1. Ketahui sifat elpiji. Elpiji adalah campuran berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari gas alam. Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya, gas berubah menjadi cair. Karena itu elpiji dipasarkan dalam bentuk cair di tabung-tabung logam bertekanan. Elpiji memiliki sifat berikut:
* cairan dan gasnya sangat mudah terbakar,
* gas tidak beracun, tidak berwarna, dan biasanya berbau menyengat,
* gas dikirimkan sebagai cairan yang bertekanan di dalam tangki atau silinder,
* cairan dapat menguap jika dilepas dan menyebar dengan cepat.

2. Perlakukan tabung elpiji dengan hati-hati. Letakkan kompor dan tabung elpiji di tempat datar dan di ruangan yang memiliki ventilasi udara yang baik. Idealnya, ventilasi dapur berada di dinding bagian bawah dan mengarah ke luar. Ini karena letak elpiji yang juga di bawah. Dengan demikian, jika tidak sengaja terjadi kebocoran, gas akan langsung tersalurkan ke luar. Tabung elpiji harus ditempatkan jauh dari kompor atau sumber api lain. Upayakan agar tabung tidak terpapar panas atau sinar matahari secara langsung.

3. Buka jendela sebelum menyalakan kompor. Jika dapur tak memiliki sirkulasi udara yang baik, bukalah jendela atau pintu terlebih dulu sebelum menyalakan kompor. Seandainya terjadi kebocoran, jendela atau pintu yang terbuka memungkinkan gas tersebut keluar. Lakukan hal yang sama bila dapur dalam keadaan tertutup dalam jangka waktu lama. Biarkan jendela dan pintu terbuka selama beberapa menit sebelum menyalakan lampu atau peralatan elektronik lainnya.

4. Perhatikan keadaan selang dan regulator. Selang harus terpasang erat dengan penjepit regulator maupun kompor. Pastikan selang tidak tertidih atau tertekuk. Pasang regulator pada mulut tabung elpiji. Setelah posisinya pas dan erat, putar tuas pengaturnya yang berwarna hitam sehingga tanda panahnya mengarah ke bawah dan terdengar bunyi "klik". Pemasangan yang baik tidak akan menyebabkan regulator terlepas dari mulut tabung elpiji.

5. Periksa kondisi tabung secara teratur. Hal ini bertujuan untuk mengetahui seandainya terjadi kebocoran sehingga bisa segera dilakukan tindakan untuk mengatasinya. Periksa bagian-bagian yang rawan kebocoran, yaitu sambungan regulator dengan mulut tabung serta sambungan selang ke regulator dan ke kompor. Gosoklah bagian-bagian tersebut dengan air sabun. Apabila terjadi kebocoran, akan muncul gelembung-gelembung udara pada air sabun dan tercium bau khas elpiji.

6. Bersihkan kompor, selang, regulator, dan tabung secara teratur. Kompor maupun tabung gas yang kotor, juga bisa memicu insiden berbahaya. Saat memasak mungkin saja bagian-bagian itu terkena percikan makanan. Jika dibiarkan, baunya bisa mengundang binatang, terutama tikus. Tikus bisa menggigiti selang sehingga bolong.

7. Ketahui ciri-ciri terjadinya kebocoran. Berikut ini adalah poin-poin yang bisa dijadikan acuan:
* tercium bau khas elpiji yang menyengat,
* terdapat embunan di sekitar bagian tabung, seperti pegangan tabung (neck ring), mulut tabung, dan dudukan tabung (foot ring),
* terdengar bunyi mendesis pada regulator.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuaca Panas, Waspada Dehidrasi dan Heat Stroke

Cuaca Panas, Waspada Dehidrasi dan Heat Stroke

Feel Good
Delapan Trik Berbusana Lebih Nyaman Saat Cuaca Panas

Delapan Trik Berbusana Lebih Nyaman Saat Cuaca Panas

Look Good
Kate Middleton, Cantik dalam Balutan Gaun 'Bunga' Biru Pucat

Kate Middleton, Cantik dalam Balutan Gaun "Bunga" Biru Pucat

Look Good
Pola Hidup Sehat Negeri Matador Bikin Keuangan Anda Enggak Tekor

Pola Hidup Sehat Negeri Matador Bikin Keuangan Anda Enggak Tekor

BrandzView
Melihat Tren Mode 2020 di Jakarta Fashion Week

Melihat Tren Mode 2020 di Jakarta Fashion Week

Look Good
Perbesar Peluang Promosi Jabatan dengan 4 Tips Ini

Perbesar Peluang Promosi Jabatan dengan 4 Tips Ini

Feel Good
Suhu Panas Melanda, Jaga Tubuh Tetap Sehat

Suhu Panas Melanda, Jaga Tubuh Tetap Sehat

Feel Good
Trik Mengusir Godaan Kantuk dan Lesu di Siang Hari

Trik Mengusir Godaan Kantuk dan Lesu di Siang Hari

Feel Good
Makanan yang Jadi Sumber Kolagen Alami

Makanan yang Jadi Sumber Kolagen Alami

Eat Good
Promosi Gaya Hidup Sehat Ala Michelle Obama

Promosi Gaya Hidup Sehat Ala Michelle Obama

Feel Good
Ini Akibatnya Jika Hanya Sikat Gigi Sekali Sehari

Ini Akibatnya Jika Hanya Sikat Gigi Sekali Sehari

Feel Good
Bahayanya Minum Obat Kedaluwarsa

Bahayanya Minum Obat Kedaluwarsa

Feel Good
Gaji Turun? Hati-hati, Bisa Sebabkan Penurunan Kinerja Otak

Gaji Turun? Hati-hati, Bisa Sebabkan Penurunan Kinerja Otak

Feel Good
Kolaborasi Levi's X Star Wars, Seperti Apa?

Kolaborasi Levi's X Star Wars, Seperti Apa?

Look Good
Hai Pria, Kenali Dulu dan Jangan Minum Sembarang Obat Kuat

Hai Pria, Kenali Dulu dan Jangan Minum Sembarang Obat Kuat

Eat Good
komentar di artikel lainnya
Close Ads X