Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Belajar "Animal Sex" yang Menggairahkan

Kompas.com - 27/09/2010, 09:45 WIB

KOMPAS.com - Seks bukan sekadar kebutuhan biologis yang lahir alamiah. Seks perlu dipelajari agar pasangan suami-istri mendapatkan kepuasan maksimal. Sudah bukan waktunya lagi melihat seks hanya sebagai cara bereproduksi. Bukankah keharmonisan rumah tangga, salah satunya juga dipengaruhi aktivitas seksual yang memerhatikan romantisme dan juga kesenangan?

Sebuah penelitian di Duke University, North Carolina, Amerika Serikat, membuka pandangan mengenai seks liar yang menggairahkan. Dengan meneliti teknik seksual yang digunakan hewan, ditemukan aktivitas seksual pada hewan pun terdapat romantisme. Inilah yang didapati peneliti Vanessa Woods.

"Kelincahan dan keriangan sejumlah spesies saat melakukan aktivitas seksual, bisa mengajari Anda tentang cinta dan seks," jelasnya.

Memancing gairah dengan bantuan visual
Pelajaran pertama datang dari beruang panda yang memiliki libido rendah. Untuk meningkatkan libido beruang panda, petugas kebun binatang  seringkali memperlihatkan video adegan seksual spesies yang sama.

Manusia juga mengalami masalah serupa. Tak semua orang memiliki libido tinggi dan mudah terangsang melakukan hubungan seks yang menggairahkan. Jika merekam adegan bercinta dirasa terlalu berisiko, lakukan hubungan seks dengan cermin di sekitarnya. Agar Anda dan pasangan bisa menikmati dan mendapatkan gairah dengan melihat aktivitas seksual di cermin.

"Melihat diri sendiri dari angle berbeda melalui cermin memunculkan perasaan romantis yang merangsang Anda untuk foreplay. Visualisasi tersebut membuat Anda akan lebih bergairah," jelas Jane Greer, PhD, terapis pernikahan dan seks di New York.

Membangun ikatan emosi dengan sentuhan
Bonobos, jenis primata yang masih bersaudara dengan simpanse berkomunikasi melalui seks dan persetubuhan untuk meredakan ketegangan dengan pasangannya.

Ikatan emosi pun lebih terbangun melalui sentuhan mesra dan aktivitas seksual. Pakar bicara soal ini, seperti dikatakan Carol Bruess, PhD, dari Universitas St. Thomas, St. Paul, Minnesota.

"Cara tercepat menyelesaikan masalah adalah dengan memberikan sentuhan kepada pasangan. Membelai punggung pasangan atau bergandengan tangan lebih efektif meredakan ketegangan daripada ucapan maaf," kata Bruess.

Lakukan foreplay

Kelelawar pemakan buah betina melakukan oral seks untuk pasangannya. Ada agenda tersembunyi di baliknya. Kelelawar betina ingin pasangannya bisa lebih tahan lama dengan mengombinasikan senggama dengan aktivitas foreplay, seperti seks oral.

Greer menyarankan hal serupa pada manusia. Dijelaskannya, untuk menjaga hubungan seks tetap menyenangkan dan menggairahkan, rehatlah sejenak saat bersetubuh, kembali lagi lakukan foreplay. Apalagi dengan kondisi bahwa perempuan membutuhkan waktu sekitar 20 menit agar bisa terangsang untuk meraih orgasme.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com