Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Sirik pada Orang Kurus

Kompas.com - 03/09/2011, 16:26 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Para peneliti telah menemukan banyak gen untuk membantu menjelaskan mengenai obesitas. Kini, mereka melaporkan sebuah penemuan baru yang menerangkan bahwa orang-orang kurus memiliki tambahan gen yang menyebabkan tubuh mereka kurus secara alami.

Gen yang teridentifikasi tersebut merupakan bagian dari sekelompok 28 gen. Gen-gen ini berlipat ganda secara abnormal pada satu dari 2.000 orang, sehingga pembawa gen tersebut tak mampu menambah berat badannya secara normal. Orang-orang dengan terlalu banyak duplikasi dari 28 gen ini cenderung underweight, dengan indeks massa tubuh di bawah 18,5 (berat badan sehat umumnya memiliki IMT 18,5 - 25).

"Jika kami bisa mencari tahu mengapa duplikasi gen pada area ini menyebabkan tubuh kurus, hal itu mungkin bisa menghasilkan perawatan untuk obesitas dan kelainan nafsu makan," kata ketua peneliti, Profesor Philippe Froguel dari School of Health di Imperial College London. "Sekarang kami berencana untuk mengurutkan gen-gen ini, dan mencari tahu apa yang mereka lakukan sehingga kami akan tahu mana yang terlibat dalam pengaturan nafsu makan."

Temuan ini bertolak belakang (namun sebenarnya juga berkaitan) dengan penemuan pada tahun lalu, dimana peneliti mendapati bahwa orang-orang yang tidak memiliki gen-gen ini memiliki risiko mengalami obesitas.43 kali lebih besar.

Penelitian yang dilakukan Froguel ternyata juga berkaitan dengan masalah berat badan pada anak. Separuh anak dengan duplikasi genetik telah didiagnosa dengan kondisi yang disebut "gagal berkembang". Hal itu menunjukkan bahwa kegagalan tumbuh pada masa kanak-kanak dipicu oleh faktor genetik, demikian menurut Froguel. "Jika anak tidak makan, tidak berarti itu kesalahan orangtuanya," tukasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.