Kolektor Barbie: Dari Liz Taylor hingga Barbie Batik

Kompas.com - 22/02/2012, 17:29 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Senyum cantik bintang film legendaris Elizabeth Taylor terabadikan dalam boneka barbie. Liz berdansa dengan pasangannya, Spencer Tracy, seperti dalam adegan di film Father of the Bride yang dibintanginya tahun 1950.

Suling Tanzil meletakkan barbie Liz Taylor di diorama miniatur ballroom megah. Tak jauh dari pasangan Liz-Spencer, penyanyi Elvis Aaron Presley memeluk mesra boneka pengantin abadinya, Priscilla Beaulieu.

Masih di satu diorama yang sama, tampak pula penyanyi Olivia Newton-John dan penyanyi Beyonce. Di hotel miliknya, Bilique Hotel, yang terletak di kawasan perbukitan dingin di Bandung, perempuan yang akrab dipanggil Aling ini memajang 350 dari total 500 barbie koleksi pribadinya.

Selain diorama berisi koleksi pasangan pengantin dan penyanyi kelas dunia, Aling masih punya diorama barbie seri bunga, kingdom, dunia fantasi, Red Carpet Hollywood, shopping world, hingga seri barbie Asia.

Seluruh diorama dibuat di ruang kaca kedap udara dan kedap debu dengan pencahayaan yang cantik. ”Aku pengin share koleksiku dengan orang lain. Banyak orang yang akhirnya pengin lihat. Jika orang yang melihat senang, aku juga senang. Disimpan di rumah lama-lama juga bosan,” ujar Aling.

Sebelum memutuskan menaruh sebagian koleksi barbie-nya di kafe hotel yang diberi nama Phantasia, Aling sempat menyediakan satu lantai di vila miliknya hanya untuk memajang semua koleksinya. Kini masih ada sekitar 150 barbie yang sengaja tetap disimpan di rumah kediamannya.

Dengan melongok diorama barbie seri bunga, pengunjung pasti terbengong menyaksikan betapa cantik boneka-boneka mungil itu. Ada orangtua sampai-sampai ingin membuatkan anak-anaknya baju seperti barbie bunga lili atau barbie bunga matahari setelah melihat barbie princess of the world itu.

Imajinasi tentang bidadari, peri, dan putri cantik diwujudkan dalam diorama ”Angel of Beauty”. Ada barbie putri duyung yang bermain-main di negeri dongeng nun jauh di bawah laut hingga barbie yang menjadi bidadari kecantikan, kebahagiaan, dan dewi matahari yang semuanya bersayap di awan. ”Saya suka melamun, berimajinasi,” tambah Aling.

Edisi terbatas
Pencinta barbie lainnya, Dewi (35), mengoleksi 250 barbie yang dikumpulkan sejak tahun 2005. Ia jatuh cinta pada barbie sejak usia sekolah dasar dan kini menyediakan satu ruang khusus di rumahnya di Bandung untuk memajang koleksi barbie kesayangannya itu.

Seluruh seri barbie edisi terbatas yang dikoleksi Aling dan Dewi diperoleh dengan beragam cara. Mereka antara lain mengajak rekan-rekan sesama pencinta barbie bersama-sama memesan edisi terbaru langsung ke sejumlah negara seperti Singapura, Hongkong, dan Amerika Serikat. Sebagian rekan mereka juga menjadi penyuplai koleksi barbie.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X