Kompas.com - 06/05/2013, 11:07 WIB
EditorDini

Kebutuhan bahan baku rempah-rempah mencapai ratusan kg hingga berton-ton per bulan. Kayu manis, misalnya, butuh 200 kg per bulan, kelabat butuh 50 kg per minggu, serta butuh berkarung-karung jahe setiap minggu.

”Selain berasal dari lahan sendiri, kami juga membeli dari sejumlah petani di pelosok negeri,” ujar Yuliani. Luas lahan rempah-rempah milik Yuliani saat ini hampir 1 hektar.

Yuliani menuturkan, produk-produknya asli dari bahan rempah. Untuk membuat sabun sirih, Yuliani memasak 1 keranjang (lebih kurang 3 kg) daun sirih ditambah 5 liter air. Dari ramuan ini akan didapat 1 liter air sabun.

Dari semula hanya dikerjakan sendiri dengan dibantu tiga karyawan pada 2000, kini Bali Tangi sudah memiliki 28 karyawan untuk bagian produksi serta 18 orang sebagai terapis spa. Per 2008, penjualan produk sudah mencapai Rp 850 juta per tahun. Itu belum ditambah dengan hasil dari rumah spa Bali Tangi.

Aromaterapi
Tidak berbeda dengan Bali Tangi, produsen spa dan aromaterapi asal Bali lain adalah Denara. Denara berasal dari kata Denpasar dan Negara, dua kota asal Made Diksa, pemilik Denara.

Pada 1999, Made awalnya adalah pembuat aromaterapi, terutama dupa sembahyang. Ia adalah pionir pembuat dupa sembahyang di Bali.

Pada 2008, Denara mulai membuat produk lulur spa karena saat itu produk lulur spa di Bali semakin ramai peminat. Lulur dan body butter (pelembab tubuh) inilah yang menjadi unggulan dari Denara. Keduanya dibuat dari ekstrak cokelat dan bukan shea butter sehingga tidak terlalu berminyak.

”Lulur kami tanpa bahan pewarna jadi benar-benar alami dari tanaman herbal. Selain itu, lulur dan body butter kami juga tidak berminyak. Dan hampir semua produk sudah terdaftar sehingga aman untuk konsumen,” tutur Viece A Halifardini, pemasar Denara.

Hingga kini, produk Denara sudah beraneka ragam, mulai dari lulur Bali (avokad, teh hijau, cendana, kiwi, frangipani, dan seterusnya), body mist atau parfum badan (cempaka gardenia, teh hijau, jasmine, dan raspberry), body butter (stroberi, susu, jasmine, dan lainnya), garam mandi, hingga aneka sabun.

Mari melakukan relaksasi alami bersama rempah bali....

(Dahlia Irawati)

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X