Perempuan Milenial Pilih Tak Cukur Bulu Ketiak

Kompas.com - 28/05/2017, 20:00 WIB
Salah satu model wanita berbulu ketiak tampil di iklan komersial label lingerie. METRO.CO.UKSalah satu model wanita berbulu ketiak tampil di iklan komersial label lingerie.
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com- Menurut standar kecantikan tak tertulis, bulu ketiak pada seorang perempuan seharusnya tercukur bersih. Namun, kini semakin banyak perempuan yang merasa tak masalah bila bulu ketiak memanjang.

Beberapa survei menunjukkan, terjadi peningkatan perempuan yang menolak mencukur bulu ketiaknya dan ingin merayakan kehadiran bulu-bulu di tubuhnya, terutama di bawah ketiaknya.

Salah satunya adalah yang dilakukan oleh perusahaan riset Mintel yang berbasis di Inggris. Diikuti oleh 2000 pengguna internet berusia 16 ke atas, terungkap bahwa 77 persen perempuan usia 16-24 tahun mencukur bulu ketiaknya di tahun 2016.

Prosentase tersebut turun dari 84 persen di tahun 2014. ini berarti sekitar satu dari empat wanita dalam survei itu memandang tak perlu mencukur ketiaknya secara rutin.

Data survei itu juga menunjukkan, 83 persen wanita yang masuk dalam generasi milenial itu menganggap terlalu banyak tekananan pada perempuan untuk menghilangkan bulu di tubuhnya.

Walau hasil survei itu tidak bisa mencerminkan populasi umum, tetapi harus diakui semakin banyak perempuan yang tidak peduli lagi pada panjang atau mulusnya ketiaknya.

Selebriti seperti Paris Jackson dan Bella Thorne juga bangga menunjukkan ketiaknya yang ditumbuhi rambut-rambut. Di media sosial seperti Instagram atau Twitter juga muncul tren baru berupa wanita yang tak malu memperlihatkan bulu ketiaknya.

Sebagian wanita tersebut menganggap memanjangkan bulu ketiak sebagai simbol perlawanan akan konsep kecantikan yang dibentuk oleh media.



Sumber POP SUGAR
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X