Menemukan Museum Guggenheim pada Jam Tangan Mido

Kompas.com - 27/10/2017, 22:35 WIB
Arloji terbaru Mido yang terinspirasi dari Museum Guggenheim, New York. Kompas.com/Lusia Kus AnnaArloji terbaru Mido yang terinspirasi dari Museum Guggenheim, New York.
|
EditorWisnubrata

NEW YORK, KOMPAS.com - Konsistensi jam tangan buatan Swiss, Mido, pada desain arsitektur kembali dibuktikan lewat arloji terbarunya yang terinspirasi dari Museum Solomon Guggenheim, New York, Amerika Serikat.

Museum Guggenheim yang spektakuler dirancang oleh arsitek Amerika Serikat, Frank O Gehry. Museum berbentuk spiral meliuk-liuk ini berhasil menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya.

Menurut CEO Mido, Franz Linder, Museum Guggenheim adalah monumen yang melampui waktu.

"Ini adalah ikon arsitektur yang dengan sempurna mencerminkan spirit Mido akan inovasi, timeless, dan daya tahan," katanya dalam acara peluncuran arloji terbaru Mido di Museum Solomon Guggenheim New York dan diikuti oleh wartawan dari berbagai negara pada Kamis (27/2017).

Museum Solomon Guggenheim New YorkKompas.com/Lusia Kus Anna Museum Solomon Guggenheim New York
Museum Guggenheim, lanjut Linder, juga dipilih karena memenangkan survei #BeInspiredByArchitecture yang diadakan oleh Mido di 12 kota dan diikuti 100.000 partisipan dari seluruh dunia.

Desain kontemporer dari museum ini, terutama bagian eksterior yang meliuk, mewujud dalam bagian badan jam (case) yang berbentuk spiral dari kecil ke besar. Bagian kubah atap museum Guggenheim berwarna putih juga bisa kita lihat pada permukaan jam (dial).

Dipadukan dengan strap kulit berwarna hitam, arloji ini merepresentasikan keindahan klasik yang memang menjadi "DNA" dari Mido.

Diproduksi dalam jumlah terbatas, hanya 500 buah di seluruh dunia, jam tangan automatik ini juga memiliki sederet standar kualitas yang dimiliki setiap koleksi Mido, antara lain sertifikasi chronometer COSC yang menunjukkan akurasi dari sebuah jam.

Bagian eksterior museum Guggenheim New York mewujud dalam desain case arloji terbaru Mido.Kompas.com/Lusia Kus Anna Bagian eksterior museum Guggenheim New York mewujud dalam desain case arloji terbaru Mido.
"Ini adalah desain jam yang tak akan lekang oleh waktu. Ide dari jam tangan Mido tidak hanya akan dipakai selama 2 tahun, tapi bertahan lama, seperti halnya sebuah arsitektur," kata Linder.

Dengan kaliber 80 Si, arloji ini mampu menyimpan tenaga sampai 80 jam. Silikon hairspring, yang merupakan komponen penting dari jam berkualitas, menjadikan arloji terbaru ini memiliki akurasi tinggi dalam jangka panjang.

Menurut Vice President PT.Swatch Group, Steven Cheng, koleksi terbaru Mido ini akan hadir di Indonesia pada bulan Desember 2017. "Tetapi jumlahnya sangat terbatas, hanya 5 buah saja di Indonesia" ujarnya.

Arloji seri Guggenheim ini di Indonesia akan dijual dengan harga mulai dari Rp 20 juta.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X