Kompas.com - 19/10/2018, 12:00 WIB
Ilustrasi pasangan DragonImagesIlustrasi pasangan

KOMPAS.com — Kondisi lingkungan yang terus turun, pola makan yang tidak sehat, dan juga stres merupakan tantangan bagi kesehatan manusia di era modern. Namun, apakah kondisi ini memengaruhi usia harapan hidup manusia?

Riset terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan bergengsi The Lancet mengungkapkan, angka harapan hidup diperkirkan akan tumbuh di seluruh dunia. 

Penelitian ini menggunakan studi tahun 2016 yang dilakukan Global Burden of Diseases, Injuries, and Risk Factors Study (GBD).

Para peneliti menganalisis 250 penyebab kematian untuk memperkirakan angka harapan hidup yang wajar di hampir 300 negara pada tahun 2040.

Ada beberapa faktor utama yang dianggap berkontribusi pada kematian dini, seperti tekanan darah tinggi, indeks massa tubuh dan gula darah, serta penggunaan tembakau dan alkohol.

Dari penelitian terungkap, beberapa negara yang memiliki angka harapan hidup terpanjang.

  • Spanyol, harapan hidup rata-rata 85,8 tahun
  • Jepang, harapan hidup rata-rata 85,7 tahun
  • Singapura, harapan hidup rata-rata 85,4 tahun
  • Swiss, harapan hidup rata-rata, 85,2 tahun
  • Portugal, harapan rata-rata 84,5 tahun

Ada pun Indonesia sendiri memiliki harapan hidup antara 75 - 77,5 tahun.

Jika mengacu dari data Biro Pusat Statistik, angka harapan hidup di negara kita meningkat. Tahun 2017, misalnya, angka harapan hidup orang Indonesia adalah 71,1 tahun. 

Tidak ada cara untuk memastikan kita menjalani hidup yang panjang, namun penelitian telah mengidentifikasi lima kebiasaan sehat yang dapat membantu hidup lebih lama. 

Untuk menjalani usia yang panjang dengan sehat beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah tidak merokok, menjaga berat badan yang sehat, berolahraga, serta menghindari alkohol dan makanan junk food.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.