Kompas.com - 23/01/2019, 09:22 WIB
Pelanggan sedang menjajal sepatu boots Sagara di Wall of Fades 2018 KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYAPelanggan sedang menjajal sepatu boots Sagara di Wall of Fades 2018
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Apakah kamu ingat, berapa pasang sepatu yang sudah kamu beli sepanjang hidupmu? Beberapa orang mungkin menghabiskan jutaan rupiah untuk sepatu, tapi lainnya mungkin ratusan juta bahkan miliar!

Pertanyaannya, apakah kamu memakai sepatu-sepatumu itu dalam waktu lama, atau malah banyak sepatu milikmu yang jarang dipakai?

Memang saat ini membeli sepatu sudah menjadi kebiasaan rutin, sehingga seringkali orang asal beli model terbaru, atau karena diskon saja. 

Akibatnya, banyak sepatu yang kita beli akan terbuang sia-sia, entah karena ternyata kita kemudian merasa tidak cocok, atau tidak sesuai dengan gaya kita, atau karena kualitasnya buruk.

Dilansir dari laman Men's Healthcreator Thursday Boot Company Nolan Walsh membagikan tiga tips memilih sepatu yang dapat bertahan lama dan memang layak dibeli. 

1. Sesuaikan dengan kebutuhan

Ilustrasi mencoba sepatunkrivko Ilustrasi mencoba sepatu
Memilih barang, termasuk sepatu, yang sesuai dengan kebutuhan adalah wajib. Hal tersebut bahkan bisa menjadi prinsip yang dipegang agar kita tidak boros dan barang yang kita beli tidak sia-sia. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gaya dan kenyamanan memang penting, namun juga perlu memastikan sepatu yang dibeli tidak bertentangan dengan kebutuhan dan gaya hidupmu.

Misalnya bila kamu tidak suka lari, tapi lebih suka jalan-jalan ke mal, maka pilihlah sepatu lifestyle yang tepat untuk itu. Jangan memaksa beli sepatu lari mahal yang akhirnya tidak digunakan secara maksimal.

Contoh lain, jika kamu sering bekerja di luar ruangan, misalnya di perkebunan, sebuah sepatu boots dengan sol halus dan lunak tidaklah berguna. Sebaliknya, kamu justru membutuhkan sol luar tebal dan bergerigi.

Demikian pula, jika aktivitas kamu untuk angkat besi, yang perlu dicari adalah sepatu training bukan lari, sekali pun keduanya tampak bagus untuk fitness

Singkatnya, apa pun jenis alas kaki yang kamu beli, perhatikan fungsi sepatu tersebut dan sesuaikan dengan kebutuhanmu. Hal ini akan menjadi faktor penting dalam menentukan apakah sepatu layak dibeli atau tidak.

2. Perhatikan kualitas

Sepatu bergambar peta Indonesia dari Exodos 57Kompas.com/Wisnubrata Sepatu bergambar peta Indonesia dari Exodos 57
Kamu sudah menemukan sepatu sesuai dengan kebutuhan, lalu apa selanjutnya?

Periksa sepatu itu dengan seksama. Ada sejumlah red flag (peringatan) yang harus kamu perhatikan untuk memastikan tidak mendapatkan sepatu cacat, dan lebih buruk lagi--rusak. 

Ketika datang untuk membeli sepatu boots atau sepatu kulit, Nolan menyarankan cara termudah untuk mengetahui kualitasnya adalah dengan menyentuhnya.

"Pada sepatu yang terlalu tebal catnya atau overpainted, kamu akan merasakan tekstur cat pada kulit," ujar Nolan.

"Demikian pula, jika kulitnya sangat monoton (pori-pori kulit seragam), artinya kamu memegang produk split grain over-finished (sisa kulit yang sudah jadi)." 

Poin ini sangat menarik, karena kulit asli umumnya tidak 100 persen halus dan bersih. Bahan over-finishing umumnya tidak tahan lama, atau lebih buruk, biasanya digunakan pada kulit berkualitas rendah agar tersamarkan.

Setelah itu, kamu bisa melihat bagian sol luar. Ketika memeriksa sepatu boots dan sepatu kulit, Nolan menyarankan untuk memperhatikan dengan seksama pada jahitan atau perekat yang digunakan di sepanjang atas sol sepatu.

Sepatu yang dijahit dengan bagus akan bertahan lebih lama, lebih tahan terhadap air, dan mungkin yang paling penting memungkinkannya untuk di-sol kembali. Sebaliknya, yang sol-nya sekedar di-lem, mungkin umurnya lebih pendek.

Pada sneakers, penting untuk dilihat kerapian pengerjaan dan bahan yang dipakai. Jahitan yang rapi umumnya menandakan sepatu berkualitas dan original.

Pilihan bahan juga bisa jadi pertimbangan. Bahan knit atau rajutan memberi fleksibilitas dan memungkinkan kaki bernafas, namun bisa tidak awet. Bahan nubuck atau suede, walau terlihat keren namun lebih sulit dibersihkan. Sedangkan nylon, umumnya kuat, namun gerah dipakai.

Periksa juga daya tahan dan fleksibilitas sol luar, karena sol luar yang tidak fleksibel tak akan terasa nyaman dalam jangka panjang.

Utamanya untuk sepatu lari, perhatikan sol yang bisa menahan beban tubuh saat berlari, sekaligus memberi dorongan tenaga balik.

Terakhir, periksa konstruksi secara keseluruhan. Hal ini untuk melihat lem, potongan kulit atau kain, terutama jahitan - jahitan.

3. Pastikan sesuai gaya 

Dr Martens bootsdr Martens Dr Martens boots

Jika sudah menentukan kualitas, saatnya pilihan style yang kamu sukai. Tapi pastikan untuk memeriksa lebih dulu sepatu-sepatu yang sudah dimiliki, dan busana yang pas untuk memadupadankannya.

Menurut Nolan, pilihan sepatu akan tepat bila sesuai dengan gaya yang kita sukai. Coba lihat koleksi pakaian kita. Bila sepatu yang kita beli masuk untuk dipadukan dengan apa yang kita miliki, maka pilihan itu bisa dibilang sudah betul.

Bila saat membeli sepatu kita jadi terpaksa mencari jenis busana yang sesuai, itu artinya sepatumu tidak sesuai dengan gayamu saat ini, kecuali kamu memang ingin mengubah penampilan. 

"Karena itu, saya akan menyarankan ke sesama penggemar sepatu untuk membeli barang yang benar-benar cocok dan sesuai, agar tidak lapuk sia-sia karena tidak pernah dipakai," kata Nolan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber menshealth
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.