Ingin Langsing Tak Cukup dengan Olahraga Saja

Kompas.com - 14/03/2019, 15:00 WIB
Ilustrasi olahragashutterstock Ilustrasi olahraga

KOMPAS.com - Kita mungkin sudah hapal "rumus" untuk menurunkan berat badan, yaitu jumlah kalori yang masuk lebih sedikit dari pada kalori yang dibakar. Walau sudah dijalankan, tapi mendapatkan tubuh langsing terasa mustahil. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi?

Menurut ahli gizi olahraga Leslie Bonci, hanya menambahkan frekuensi olahraga tak akan membuat kita mendapatkan berat badan ideal secara otomatis.

Menurutnya, kita harus benar-benar yakin jika porsi makan lebih sedikit dari biasanya.

Selain itu, pastikan juga olahraga yang kita lakukan tidak mendorong penurunan lemak dengan membangun jarigan otot.

Tak perlu khawatir karena menurunkan berat badan tak serumit apa yang kita pikirkan. Berikut enam hal yang harus pahami demi mendapatkan tubuh ideal.

1. Tidak semua berat badan sama

Hal pertama yang pertama yang harus kita pahami, angka pada timbangan badan kita hanya memberi informasi seberapa berat tubuh kita.

Angka tersebut tak memberi tahu apa saja yang ada di dalam tubuh kita.

Meskipun berlari tidak akan menambah otot sebanyak latihan kekuatan, berlari secara teratur juga bisa membentuk otot tubuh. Kita bisa melakukan pemeriksaan sendiri untuk memastikan kekencangan otot.

Jika lemak yang mendominasi tubuh, biasanya terasa lebih lunak dan memakan lebih banyak ruang.

Ketika jaringan otot tanpa lemak dalam tubuh lebih banyak, biasanya angka pada timbangan tak mengalami perubahan. Bahkan, bisa saja lebih berat dari sebelumnya karena tambahan massa otot.

Berat badan kita juga dipengaruhi oleh tingkat hidrasi dan penyimpanan glikogen, yang berubah setiap hari.

Oleh karena itu, kita akan secara alami mengalami fluktuasi berat badan dari hari ke hari. Fluktuasi tersebut juga bisa berubah hanya dalam satu hari.

Halaman:



Close Ads X