Kompas.com - 14/03/2019, 15:00 WIB

3. Kecepatan bernapas pengaruhi pembakaran lemak

Faktanya, kita mengeluarkan banyak lemak melalui paru-paru. Ini memang terdengar aneh.

Riset menunjukan proses pembakaran lemak melibatkan metabolisme trigliserida yang telah kita simpan dalam sel-sel lemak.

Tubuh kita membakar lemak melalui oksidasi. Itulah sebabnya olahraga aerobik efektif untuk membakar lemak.

Saat bernapas, kita mengeluarkan karbon dioksida. Meski terdengar ekstrim, ini adalah tanda sederhana yang membuktikan kecepatan benapas juga membantu kita mengikis lemak di tubuh.

Latihan yang singkat dan intes, seperti latihan interval intensitas tinggi, adalah cara terbaik untuk membakar lemak yang terbukti efektif.

Baca juga: Ukuran Payudara Besar Bikin Wanita Malas Olahraga

4. Atur waktu makan demi menekan nafsu makan

Menurut Bonci, atlet yang mencoba menurunkan berat badan sering kali tidak makan sebelum atau setelah latihan karena mereka ingin membakar lemak dan menurunkan berat badan.

"Masalahnya adalah banyak orang makan berlebih saat waktu makan tiba," ucapnya.

Cobalah bagi satu porsi makan dalam dua sesi, yaitu setengah dimakan sebelum olahraga dan sisanya setelahnya. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.