Kompas.com - 29/04/2019, 11:31 WIB
Talkshow I Shape My World dengan pembicara Soraya Cassandra (kiri), Adhita Idris (tengah), dan Kartika Jahja (kedua dari kanan) yang diadakan oleh Levis Indonesia (27/4/2019). Dok LevisTalkshow I Shape My World dengan pembicara Soraya Cassandra (kiri), Adhita Idris (tengah), dan Kartika Jahja (kedua dari kanan) yang diadakan oleh Levis Indonesia (27/4/2019).

KOMPAS.com -  Lima perempuan muda Indonesia yang dianggap inspiratif dalam pemberdayaan perempuan diangkat oleh Levi’s Indonesia melalui kampanye “I Shape My World”.

Kelima inspirator tersebut antara lain adalah Soraya Cassandra, Kartika Jahja, Mouly Surya, Angkie Yudistia, dan Alamanda Shantika. 

“Kampanye ini lebih dari sekadar komersil. Levi’s ingin menyebarkan pesan yang sangat penting dengan memilih lima perempuan hebat ini. Mereka kami kurasi benar-benar dan mereka adalah orang yang melakukan aktivitasnya dengan semangat yang jujur,” kata Country Manager Head Levi’s Indonesia, Adhita Idris di Jakarta (27/4/2019).

Kelima tokoh tersebut bergerak dalam berbagai bidang. Misalnya Cassandra, founder Kebun Kumara, sebuah komunitas pelatihan agrikultura, atau Angkie yang merupakan penyandang disabilitas yang mendirikan perusahaan untuk menempatkan penyandang disable di berbagai perusahaan.

Beberapa koleksi Levis terbaru.Dok Levis Beberapa koleksi Levis terbaru.
Sementara itu Kartika Jahja atau biasa disapa Tika adalah pemusik yang juga aktivitas antikekerasan seksual dan diskriminasi gender. Sedangkan Mouly Surya lebih dikenal sebagai sutradara dan penulis skenario yang sudah menerima berbagai penghargaan.

Terakhir adalah Alamanda Shantika merupakan salah satu founder dari aplikasi Gojek dan sekarang menjadi founder dari Binar Academy, sebuah sekolah coding secara gratis.

Kampanye “I Shape My World” di Indonesia dirayakan dalam rangka Hari Kartini dengan semangat “Berani Bermimpi, Berani Bertindak”. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cassandra mengaku senang menjadi salah satu perempuan yang terpilih. Menurutnya, setiap perempuan di mana pun bisa bermimpi dan juga bertindak.

“Sebagai perempuan, kita jangan mau dibatasi oleh konsep-konsep sosial. Misalnya saja sebagai perempuan kalau tidak pakai dress dan high heels jadi berkurang keanggunannya. Padahal tidak,” katanya dalam acara tersebut.

Ia melanjutkan, walau senang berbusana feminin, namun ia merasa tidak masalah untuk berkebun dan menyentuh tanah yang penuh cacing. 

Ikuti kisah-kisah inspiratif mereka  dalam mendobrak stigma negatif perempuan di masyarakat bisa dilihat di Youtube Channel Levi’s.

 

 

 

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.