Bisakah Perempuan Hamil Saat Berenang dengan Laki-laki?

Kompas.com - 24/02/2020, 17:13 WIB
Ilustrasi berenang shutterstockIlustrasi berenang
Editor Wisnubrata

Sperma dapat bertahan hidup di luar tubuh setelah ejakulasi tergantung pada paparan terhadap udara dan faktor lingkungan sekitarnya yang mendukung.

Pada permukaan yang kering, seperti pakaian atau kulit tubuh manusia, sperma akan mati ketika cairan mani mengering. Sperma juga dapat mati dalam hitungan detik apabila dikeluarkan dalam air panas.

Sementara, dalam air hangat, sperma mungkin dapat hidup lebih lama karena sperma bisa berkembang di tempat yang hangat dan basah.

Meski demikian, bisa bertahan hidup bukan berarti sperma bisa “berjalan” sendiri mencari vagina dan membuahi sel telur dalam tubuh wanita.

Jadi, kesimpulannya, seorang wanita tidak bisa hamil saat berenang bersama para pria. Kehamilan dapat terjadi apabila ia melakukan hubungan seks dengan pasangan di kolam renang.

Pastikan memahami bagaimana cara kerja sistem reproduksi baik pada wanita maupun pria. Dengan ini, kita tidak akan mudah termakan hoaks dan sederet mitos yang keliru mengenai reproduksi manusia, termasuk perihal mitos hamil saat berenang bersama para laki-laki.

Baca juga: Cairan yang Keluar Sebelum Sperma Bisa Bikin Hamil, Benarkah?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X