Kompas.com - 13/03/2020, 14:36 WIB
Daftar lagu bertema coronavirus tangkap layar spotifyDaftar lagu bertema coronavirus
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Dampak dari semakin bertambahnya kasus virus corona, ribuan orang di berbagai belahan dunia terpaksa harus menyesuaikan diri dengan kondisi karantina.

Sarana hiburan pun dibutuhkan untuk menemani waktu-waktu yang dihabiskan di rumah. Salah satunya lewat kegiatan memutar lagu.

Menariknya, di tengah situasi karantina, sejumlah warga justru membuat daftar putar di aplikasi Spotify dengan nama yang terinspirasi dari pandemi global tersebut.

Daftar putar dengan nama seperti "Lagu-Lagu Bass Melodik Masa Depan yang Membuat Saya Lupa tentang Coronavirus" memberikan pandangan yang sangat intim tentang bagaimana perasaan orang-orang seluruh dunia dalam mengatasi krisis yang sedang berlangsung.

Pekerja industri musik yang tinggal di Milan, Italia, Carlotta Freni menciptakan daftar putar karantina yang bertajuk "Songs for Pandemics (Lagu-Lagu untuk Pandemi)" setelah penguncian wilayah Lombardy dimulai pada 23 Februari lalu.

Penguncian itu sekarang mencakup seluruh negara karena jumlah kasus infeksi dan kematian yang terus meningkat.

"Bagiku musik adalah cara utama untuk mengomunikasikan perasaan dan untuk menyimpan momen atau sejarah tertentu dalam ingatan kita," tulis Freni dalam wawancara email, seperti dilansir dari Business Insider.

Freni ingat momentum 23 Februari lalu di mana ia pergi ke supermarket terdekat untuk memotret rak-rak kosong. Pengalaman menyaksikan ketakutan dan kekhawatiran atas keramaian itu menjadi yang pertama kali baginya.

Hari berikutnya, dia membuat daftar putar dan menggunakan salah satu foto supermarket kosong sebagai gambar sampul.

"Aku sadar kami harus tinggal di rumah untuk mencegah bencana ini semakin meluas. Jadi kuputuskan untuk membuat daftar putar untuk teman-temanku, untuk berbagi dengan mereka beberapa lagu yang bagus, dan membiarkan hari itu berlalu," ungkapnya.

Menganggap periode ini sebagai momentum unik dalam sejarah, Freni memutuskan untuk memasukkan lagu campuran eklektik dari rilis baru dari beberapa minggu terakhir, lagu-lagu para seniman yang membatalkan pertunjukan di Milan untuk mencegah penularan virus, lagu tentang krisis, hingga "lagu dari "masa lalu" yang bisa membuat pendengar menari dan bermeditasi.

Terakhir, ia mencoba membuat pendengar memiliki suasana hati yang baik dengan daftar lagu yang sama-sama menyenangkan dan melankolis. Teman-temannya menyukai itu.

"Aku senang telah berkontribusi pada kesehatan mereka dengan cara yang sangat sederhana," tulis Freni.

Freni bukan satu-satunya orang yang membuat daftar lagu yang terinspirasi dari wanah virus corona.

Beberapa daftar putar populer yang muncul salah satunya adalah "COVID-19 Quarantine Party", yang memiliki lebih dari 35.000 pengikut sebelum namanya dihapus.

Daftar lagu itu berisi lagu-lagu bernada pasrah dengan judul-judul seperti "The Kids Don't Stand a Chance" dari Vampire Weekend, "You Sound Like You're Sick" dari The Ramones, hingga "Time Is Running Out" dari Muse.

Ada pula daftar lagu berjudul "Coronavorus Hand Washing Playlist (Daftar Putar Cuci Tangan Coronavirus)" yang dibuat oleh pengguna.

Sebanyak 51 lagu yang ada dalam daftar putar merupakan potongan lagu dengan durasi minimal 20 detik yang bisa dinyanyikan atau didengarkan sambil mencuci tangan.

Adapun cuci tangan 20 detik adalah panduan yang ditetapkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) untuk memastikan tangan bersih dari kuman penyakit.

Situasi ini menjadi salah satu ekspresi keresahan masyarakat yang disertai dengan kebutuhan akan pelarian.

Misalnya, daftar putar "* corona virus intensifies *" berisi lagu-lagu bernada optimis seperti Taylor Shift "Shake It Off" dan "I Don't Care" karya Ed Sheeran yang perlahan bergeser ke lagu-lagu bernuansa lebih gelap dan sarat emosi, seperti "Stressed Out" dari Twenty One Pilots dan "The Age of Worry" dari John Mayer.

Namun, pihak Spotify belum merespons atas situasi ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X