Seperti Apa Bahan Pakaian Bersepeda yang Ideal?

Kompas.com - 30/06/2020, 15:53 WIB
Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAWarga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

KOMPAS.com - Agar kegiatan bersepeda aman dan nyaman, perhatikan juga kelengkapan peralatan dan jenis pakaian yang dipakai saat gowes.

Rupanya ada kategori tersendiri untuk pakaian bersepeda yang ideal, atau biasa disebut cycling jersey (jersey bersepeda).

Cycling jersey dibuat dari material yang idealnya bisa menghilangkan kelembapan di tubuh selama bersepeda. Desain umumnya memiliki ritsleting di bagian depan dengan saku belakang yang dirancang khusus untuk membawa makanan, peralatan, dan apa pun yang kita butuhkan ketika di jalan.

Cycling jersey memiliki panel depan yang lebih pendek, karena kita akan membungkuk saat bersepeda, dan panel belakang lebih panjang. Ujung bawah akan terbuat dari silikon yang "menggigit" untuk menjaga jersey tetap pada tempatnya ketika kita bersepeda.

Baca juga: 5 Sepeda Lipat Mahal dan Keren di Indonesia, Bukan Cuma Brompton

Luna Maya mengunggah foto dirinya tengah menjajal olahraga sepeda.Instagram @lunamaya Luna Maya mengunggah foto dirinya tengah menjajal olahraga sepeda.

Mengapa perlu cycling jersey?

Alasannya sederhana, fungsionalitas. Cycling jersey dirancang untuk menjadi perlengkapan pendukung terbaik untuk aktivitas gowes.

Sebagian besar cycling jersey terbuat dari bahan yang akan menghilangkan kelembaban dari tubuh kita serta membuat kita nyaman dan sejuk. Kantung belakang sempurna untuk menyimpan makanan ringan, alat, hingga ponsel.

Bentuknya yang pas di badan menjaga pakaian tidak berkibar-kibar karena angin ketika kita mengayuh sepeda, sebab itu akan berpengaruh terhadap aerodinamis dan juga tentunya lebih nyaman.

Bersepeda dengan kaus longgar akan membuat kita kurang nyaman, dan tentu saja keunggulan yang ditawarkan cycling jersey tidak akan kita dapatkan jika mengenakan kaus biasa.

Baca juga: Chicco Jerikho, antara Sepeda Balap dan Sepeda Lipat

Ada dua tipe umum jersey sepeda, yakni rare cut dan club cut. Apa bedanya?

Potongan rare cut disesuaikan untuk pengendara sepeda terkuat, seperti para atlet. Tersedia potongan paling ketat sehingga lebih aerodinamis.

Pada umumnya ada kemiringan belakang yang signifikan di area pinggang, sehingga ketika kita berada dalam posisi seperti berkuda, bagian depan tidak menumpuk dan bagian punggung tetap tertutupi.

Sementara club cut adalah untuk pengendara sehari-hari. Jersey tipe ini jauh lebih santai, memiliki lebih banyak ruang dalam posisi berkendara, kemiringan belakang yang tidak besar, dan masih disesuaikan agar pas tetapi tidak terlalu kencang.


Material terbaik

Bagaimana memilih material jersey yang terbaik? Ini tentunya bergantung pada jenis pesepeda seperti apa Anda dan kondisi cuaca.

1. Polyester

Polyester adalah bahan sintetis yang dapat didaur ulang dan saat ini merupakan pilihan material paling populer untuk kaus bersepeda.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X