Kompas.com - 01/07/2020, 10:22 WIB

Para pelaku UMKM ini tak hanya berasal dari Bandung, tapi juga dari wilayah lain di Jawa Barat, seperti Garut, dan bahkan ke Jawa Timur. 

Jujun mengatakan, jumlah ini bisa bertambah lagi seiring dengan imbas lain dari pemesanan sepeda Kreuz, yakni penjualan produk tas, kaus, dan souvenir.

Baca juga: Kebanjiran Pesanan, Sepeda Kreuz Bandung Setop Order

Penambahan jumlah pegawai tersebut tentu akan meningkatkan kapasitas produksi Kreuz. Dari semula hanya 10 unit per bulan, bisa menjadi 15-25 unit per bulan.

Kualitas

Lantas bagaimana dengan pemantauan kualitas jika proses produksi dilakukan oleh pekerja yang beragam, di banyak tempat?

Jujun mengaku, sedikitnya jumlah produksi Kreuz juga terjadi karena mereka ingin tetap memastikan aspek kualitas tersebut.

“Kami memiliki tim quality control (QC) yang teliti,” ungkap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jujun menjelaskan, sepeda Kreuz dibuat dari 65-70 persen material chromoly, yang dikombinasikan dengan besi atau high tensile/ hiten.

Chromoly terdiri dari chromium dan molybdenum. Karena ampuran kedua bahan itu maka sering disebut chro-moly/chromoly, cro-mo, atau CRMO.

Material ini sangat mirip dengan steel (baja), sehingga sifatnya pun sama yaitu keras, kaku, sangat kuat. Namun chromoly lebih ringan dan agak sulit berkarat dibandingkan baja biasa.

High tensile adalah kandungan yang biasa dijumpai pada sepeda-sepeda dengan harga murah, atau sepeda "jadul".

Baca juga: Kreuz, Sepeda Brompton Made in Bandung yang Laris Manis

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.