Kompas.com - 18/08/2020, 16:33 WIB

KOMPAS.com - Aktris dan produser film Amerika Sharon Stone mengingatkan pentingnya memakai masker karena penularan Covid-19 masih tinggi di Amerika Serikat.

Melalui akun Instagram-nya, @sharonstone, ia mengunggah foto kamar rumah sakit tempat saudaranya dirawat dan mengajak orang-orang yang enggan memakai masker agar lebih peduli terhadap ancaman Covid-19.

Ia membagikan unggahan tersebut usai saudara perempuannya mengalami gangguan kekebalan tubuh dan terinfeksi Covid-19, pada Minggu (16/8/2020) lalu.

"Kakak saya Kelly yang sudah mengidap lupus, sekarang mengidap Covid-19. Ini kamar rumah sakitnya. Salah satu dari kalian yang tidak memakai masker menyebabkan ini," tulis Stone di unggahannya.

Lupus, penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan dan nyeri di seluruh tubuh, merupakan salah satu penyakit yang memperberat infeksi Covid-19.

Baca juga: Penjelasan Sederhana soal Keampuhan Masker Mencegah Virus Corona

Unggahan Stone memperlihatkan sebuah ruangan rumah sakit yang dilengkapi tempat tidur, tabung besar yang terhubung ke filter udara, dan tenaga medis berdiri dengan perlengkapan pelindung lengkap.

"Dia tidak memiliki sistem kekebalan. Satu-satunya tempat yang dia datangi adalah apotek. Tidak ada tes di wilayahnya kecuali kita menunjukkan gejala, dan kemudian menunggu lima hari untuk hasil tesnya."

"Bisakah Anda menghadapi ruangan ini seorang diri? Kenakan masker! Untuk diri sendiri dan orang lain. Tolong," tulis Stone.

Dalam unggahan berikutnya, Stone mengatakan suami dari saudara perempuannya, Bruce, juga berada di bangsal Covid-19 dan "berjuang untuk hidupnya".

Stone menyebut, keduanya tinggal di rumah dalam waktu lama karena daerah asal mereka, Montana, AS hanya mengizinkan orang yang menunjukkan gejala untuk diuji.

Ia mengatakan, ibunya yang mengalami dua kali serangan jantung tidak dapat menjalani tes Covid-19 meski baru-baru ini melakukan kontak dengan saudara perempuan dan suaminya tersebut.

"Dia bisa menjadi kontak tanpa gejala yang memberi mereka Covid-19," kata Stone.

"Para suster di rumah sakit yang merawat mereka tidak dapat diuji karena mereka tidak memiliki hasil tes. Suster itu mempertaruhkan nyawa mereka dan tidak bisa diuji."


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.