Kompas.com - 28/09/2020, 11:55 WIB
Ratu Elizabeth II mengenakan bros Pangeran Albert. Via. Metro.co.ukRatu Elizabeth II mengenakan bros Pangeran Albert.

KOMPAS.com - Ratu Elizabeth II sangat teliti dalam melakukan segala sesuatu dengan cara yang benar, termasuk dalam hal kecil seperti rutinitas makan sehari-hari.

Jika kamu cukup beruntung untuk memiliki kesempatan makan bersama Ratu, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dengan cermat. Salah satunya adalah fakta bahwa pada saat makan di istana, sesi makan akan selesai ketika Ratu sudah selesai makan.

Segera setelahnya, staf kerajaan akan datang dan membersihkan meja untuk hidangan berikutnya, tak peduli apakah kamu sudah selesai makan atau belum.

Hal ini terjadi secara sistematis, dengan penggunaan tombol khusus yang dioperasikan untuk memberi isyarat kepada staf dapur agar membawa hidangan berikutnya.

Informasi menarik ini diceritakan oleh Bryan Kozlowski dalam buku terbarunya "Long Live the Queen! 13 Rules for Living from Britain's Longest Reigning Monarch".

Baca juga: 3 Makanan Favorit Ratu Elizabeth II dari Inggris, Apa Saja?

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Informasi itu didapatkan sang penulis dari mantan koki kerajaan, Darren McGrady.

"Ketika Ratu meletakkan peralatan makannya, pelayan di belakangnya yang selalu waspada akan menekan tombol pada sebuah alat genggam, yang mengirimkan sinyal lampu hijau ke dapur untuk mengantar hidangan berikutnya," tulisnya.

Jumlah orang saat makan malam

Sementara itu, laman The Sun melaporkan aturan lainnya ketika makan bersama Ratu. 

Pakaian menjadi salah satu aturan penting, di mana perempuan biasanya diminta menggunakan pakaian berkerah tinggi, sementara laki-laki menggunakan jas dan celana panjang.

Baca juga: Melihat Kegemaran Minum Alkohol Para Perempuan Kerajaan Inggris

Makan malam kerajaan adalah undangan eksklusif. Jumlah tamu yang hadir bervariasi.

Beberapa sesi makan malam cenderung lebih intim dan dihadiri anggora keluarga. Namun, Ratu juga kerap menjadi tuan rumah acara makan malam mewah yang lebih besar, tidak hanya mengundang anggota keluarga tetapi juga teman dekat kerajaan, tokoh politik, aktivis terkemuka, dan lainnya.

Terlepas dari siapa saja yang diundang, tidak akan pernah hanya ada 13 orang yang hadir.

Ratu menolak untuk meminta 13 orang duduk di meja karena alasan takhayul. Meskipun ratu dilaporkan tidak memiliki masalah dengan nomor yang terkenal sial itu, dia sangat menyadari bahwa beberapa tamu berpotensi melihat nomor tersebut sebagai kesialan.

"Ratu tidak akan membiarkan 13 orang duduk di meja makan, bukan karena dia percaya takhayul tetapi berjaga-jaga jika ada tamunya yang percaya itu," kata komentator kerajaan Paul Dampier.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Geo.TV
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.