Kompas.com - 21/10/2020, 20:00 WIB
Ilustrasi bercinta shutterstockIlustrasi bercinta

KOMPAS.com - Ada berbagai alasan di balik penggunaan pelumas saat bercinta. Mulai dari vagina kering, hingga menambah sensasi saat berhubungan.

Selain menggunakan produk pelumas yang diproduksi khusus, ada beberapa bahan alami yang bisa dijadikan pelumas, seperti minyak kelapa dan aloe vera.

Dilansir Health, pelumas terbaik berbahan dasar air atau silikon dan tidak mengandung pewangi kimiawi, pewarna atau bahan penyebab iritasi lainnya. 

Meski bisa memanfaatkan bahan alami, bukan berarti Anda bisa secara sembarangan menggunakan suatu bahan sebagai pelumas.

Ada beberapa bahan pelumas yang perlu dihindari karena memiliki risiko kesehatan, terutama ketika dilakukan penetrasi ke dalam vagina. Beberapa bahan tersebut antara lain:

1. Lotion
Beberapa orang mungkin masih menduga bahwa lotion adalah alternatif pelumas yang baik, padahal kenyataannya tidak demikian.

Bahkan lotion yang berlabel alami sekalipun bisa mengandung pewarna dan parfum, bisa juga mengandung paraben, yang diyakini beberapa ahli berpotensi mengganggu hormon.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Minyak zaitun
Konsumsi minyak zaitun memang baik untuk jantung dan bisa membuat kulit berkilau.

Namun, meskipun minyak zaitun adalah pilihan yang bagus untuk pijat dan foreplay, pendidik seks, pelatih dan psikolog berlisensi, Liz Powell, PsyD mengatakan bahan ini tidak begitu baik untuk penetrasi. Terutama jika Anda menggunakan kondom.

Sebab, minyak alami apa pun dapat melemahkan lateks di kondom, sehingga membuat Anda kurang terlindungi dari kehamilan dan Infeksi Menular Seksual (IMS).

Halaman:


Sumber Health
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.