Kompas.com - 27/01/2021, 17:45 WIB

KOMPAS.com - Kebersihan bantal harus terjaga agar kita dapat tidur dengan nyaman, apalagi bantal berada paling dekat dengan kepala dan wajah.

Selama ini kita mungkin hanya mencuci sarung bantal, seprai dan selimut, saja. Padahal,  bantal pun bisa kotor. Setidaknya bantal perlu dicuci setiap empat bulan sekali sehingga lebih awet dan tahan lama.

Bantal memiliki beberapa jenis bahan, seperti bulu angsa, serat dan busa. Perawatan untuk merawat ketiga jenis bantal itu berbeda-beda.

Ada jenis bantal yang dapat dimasukkan ke dalam mesin cuci, dan ada yang harus dicuci dengan tangan atau dry clean (menggunakan cairan khusus tanpa air).

Carolyn Forte, direktur Good Housekeeping Institute Cleaning Lab memberikan panduan mengenai cara mencuci bantal yang benar.

Baca juga: Bantal Mahal Tak Selalu Nyaman untuk Tidur

Mencuci bantal serat poliester dan bulu angsa di mesin cuci

Sebagian besar bantal dengan serat poliester dan bantal bulu angsa ramah mesin, artinya kita dapat memasukkan kedua jenis bantal tersebut ke dalam mesin cuci.

Pastikan kita hanya memasukkan dua bantal ke dalam mesin cuci untuk menjaga mesin cuci tetap awet, dan bantal yang dicuci bisa benar-benar bersih.

Gunakan mesin cuci dengan bukaan di bagian depan atau atas tanpa agitator (perangkat yang berputar maju dan mundur).

Jika model mesin cuci di rumah menggunakan perangkat agitator, letakkan bantal di mesin cuci secara vertikal untuk mengurangi risiko kerusakan akibat agitator.

Baca juga: Kenapa Seprai dan Sarung Bantal di Hotel Berwarna Putih?

Baca label atau petunjuk yang terdapat di bantal terkait cara pencucian. Jika petunjuk itu hilang, gunakan langkah berikut:

- Pilih putaran lembut pada mesin cuci dan menggunakan air hangat, lalu tambahkan siklus pembilasan dan pemutaran dengan air dingin.

- Tambahkan sedikit deterjen.

- Jemur bantal hingga kering dengan suhu rendah, mengembangkan bantal dan membaliknya.

Ilustrasi mesin cuci.SHUTTERSTOCK/AFRICA STUDIO Ilustrasi mesin cuci.

Karena bantal membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering ketimbang pakaian, bau apek bisa muncul. Letakkan bantal di bawah sinar matahari selama beberapa jam untuk menghilangkan bau tersebut.

Mencuci bantal berbahan busa

Bantal berbahan lateks atau busa tidak bisa dibersihkan langsung dengan mesin cuci.

Kita dapat mengikuti petunjuk pencucian yang tertera di label bantal, atau membaca panduan yang dijelaskan Forte:

- Lepaskan sarung bantal dan cuci sesuai dengan label perawatan. Jika label hilang, letakkan sarung bantal ke dalam mesin cuci, pilih siklus normal dan gunakan air panas. Tambahkan sedikit deterjen.

Baca juga: Jaga Kecantikan dengan Tidur Pakai Sarung Bantal Sutra

- Untuk menghilangkan debu atau kotoran di bantal, gunakan mesin vakum atau masukkan bantal ke mesin pengering dengan setelan tanpa panas (no heat) atau udara (air only) selama 20 menit.

- Bersihkan area bantal yang kotor dengan kain yang sudah dicelupkan ke dalam larutan sabun lembut. Bilas dengan kain lembap secara perlahan, karena busa yang basah rentan robek.

- Keringkan bantal dengan cara dianginkan, baru kita dapat meletakkan bantal di tempat tidur atau sofa.

Waktu mengganti bantal

Setiap barang mempunyai umur. Artinya, jika bantal sudah usang, kita harus membuang bantal itu dan membeli yang baru.

"Jika Anda melipat bantal menjadi dua, dan bantal tidak kembali ke bentuk semula, rencanakan berbelanja bantal," jelas Forte.

Apabila bantal memiliki bau yang tidak sedap meski sudah dicuci dengan benar, ada baiknya kita mengganti bantal tersebut.

Baca juga: Cara Memilih Bantal yang Baik untuk Tidur Berkualitas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.