Kompas.com - 10/02/2021, 12:50 WIB
Ilustrasi seorang pria membawakan wanita seikat mawar merah. SHUTTERSTOCKIlustrasi seorang pria membawakan wanita seikat mawar merah.

KOMPAS.com - Perayaan Hari Valentine seperti datang begitu cepat, ketika kita baru saja melewati momen Natal dan tahun baru.

Tentu, perayaan hari kasih sayang ini bukan lagi hal yang asing di telinga, bahkan untuk kita yang hidup di Indonesia.

Kartu ucapan berbentuk hati, hiasan dan mawar berwarna merah, hingga beragam bingkisan cokelat menjadi ornamen yang kerap mewarnai datangnya Hari Valentine.

Baca juga: Tradisi Valentine Unik di Berbagai Negara

Namun, sudah tahukah kamu dari mana tradisi Hari Valentine berasal?

Sejarah Hari Valentine — dan kisah santo pelindung di baliknya, masih diselimuti misteri.

Kita tahu bahwa Februari telah lama dirayakan sebagai bulan romansa, dan Hari Valentine -seperti yang kita kenal sekarang, mengandung pengaruh tradisi Kristen dan masa Romawi kuno.

Namun siapakah Santo Valentine, dan bagaimana dia dikaitkan dengan peringatan hari kasih sayang ini?

Sejarah Gereja Katolik mengakui setidaknya tiga santo yang berbeda dengan nama Valentine atau pun Valentinus, dan semuanya menjadi martir.

Salah satu legenda menyebut, Valentine adalah seorang santo yang mengabdi pada abad ketiga di Roma.

Di masa itu Kaisar Claudius II memutuskan bahwa pria lajang akan menjadi tentara yang lebih baik daripada jika mereka memiliki istri dan keluarga.

Baca juga: 7 Negara Ini Rayakan Valentine dengan Cara nan Unik

Halaman:


Sumber History,KSAT
Rekomendasi untuk anda
RECIPES
SUP PANGSIT
SUP PANGSIT
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X