Kompas.com - 01/06/2021, 13:29 WIB
Ilustrasi baby oil shutterstockIlustrasi baby oil
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Baby oil memang awalnya dirancang untuk menjaga kulit bayi tetap lembut dan kenyal, namun produk ini juga kerap digunakan sebagai produk multifungsi mulai dari "krim" cukur hingga penghapus makeup.

Dr. Blair Murphy-Rose, MD, FAAD, dokter kulit yang berbasis di New York City, percaya bahwa alasan utama baby oil dipakai untuk perawatan kulit adalah karena harganya yang terjangkau.

"Dibandingkan dengan banyak produk kecantikan di pasaran, baby oil lebih murah dan  serbaguna," jelasnya.

Tapi, apakah baby oil baik untuk kulit kita, yang bukan lagi bayi mungil yang menggemaskan?

Menurut dr. Y. Claire Chang, dokter kulit dari Union Square Laser Dermatology New York City, baby oil biasanya terdiri dari minyak mineral dan atau minyak nabati.

"Beberapa baby oil juga memiliki zat aditif lain, seperti vitamin E dan lidah buaya," kata Chang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nah, perlu diketahui bahwa minyak mineral merupakan turunan minyak bumi yang tidak berwarna dan tidak berbau.

Lalu, untuk baby oil berbasis nabati sering dibuat dari minyak kelapa, minyak alpukat, minyak almond, minyak jojoba, atau minyak bunga matahari.

"Minyak ini bekerja sebagai oklusif dengan mengunci kelembapan dan melembutkan kulit," tambahnya.

Melansir Martha Stewart, inilah sejumlah manfaat kecantikan dari baby oil:

1. Sebagai penghapus makeup

Jika kita kehabisan makeup remover atau pembersih khusus makeup, kita bisa menggunakan baby oil.

"Ini dapat digunakan sebagai penghapus makeup dengan mengaplikasikan ke kulit dengan kapas, untuk mengurangi risiko mengiritasi kulit di sekitar mata dan wajah," kata Dr. Chang.

2. Sebagai pelembab 

Dr. Murphy-Rose mengatakan baby oil yang bersifat oklusif dapat menjaga kulit tetap terhidrasi dengan mengunci kelembapan secara efektif.

"Baby oil bisa mengurangi kehilangan air trans-epidermal dan menciptakan penghalang pelindung antara kulit kita dan lingkungan," tambahnya.

Cara ini paling baik diaplikasikan tepat setelah mandi. Dr. Chang menyarankan untuk mengeringkan kulit dengan menepuk-nepuk memakai handuk agar kulit masih sedikit lembap. Lalu, teteskan beberapa tetes baby oil di telapak tangan dan pijatkan ke seluruh kulit.

3. Sebagai masker rambut

Meskipun mengolesi rambut dengan baby oil pasti bisa membuat rambut kita tampak berminyak, Chang mengatakan bahwa melakukan hal itu bisa menjadi perawatan untuk kulit kepala dan rambut kering.

"Ini membantu mengunci kelembapan dan membuat rambut berkilau," katanya.

4. Pengganti krim cukur 

Jika merasa bosan dengan krim cukur berbusa, kita bisa coba menggantinya dengan baby oil.

Chang mengatakan bahwa baby oil adalah alternatif yang bagus, karena formulanya yang menenangkan akan melindungi kulit dan membuat pisau cukur meluncur mulus dengan mudah.

5. Mengurangi munculnya stretch mark dan jaringan parut

Jika sedang hamil dan khawatir dengan kemungkinan munculnya jaringan parut, kita bisa menggunakan baby oil selama trimester pertama.

"Baby oil dapat digunakan sebagai emolien untuk mencegah stretch mark pada kehamilan, meskipun data tentang kemanjurannya masih terbatas," ungkap Chang.

6. Dapat merawat kulit sensitif

Meskipun baby oil  memiliki aroma, Chang mengatakan hal itu masih sangat aman untuk orang-orang dengan kulit sensitif, termasuk yang menderita eksim dan psoriasis.

"Baby oil biasanya digunakan sebagai pelembab untuk membantu merawat kulit kering dan sensitif," ujarnya.

"Bahan ini memiliki risiko reaksi alergi atau iritasi yang sangat rendah."

Baca juga: Menggunakan Baby Oil untuk Pelumas Saat Bercinta, Amankah?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.