Kompas.com - 03/06/2021, 16:45 WIB
Ilustrasi anak makan sayur SHUTTERSTOCK/McimageIlustrasi anak makan sayur

KOMPAS.com - Serat merupakan salah satu nutrisi penting yang sayangnya sering dilupakan oleh orangtua. Padahal pemenuhannya sangat diperlukan untuk tumbuh kembang anak.

Kecukupan serat bagi anak sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan. Jika tubuh kita kekurangan nutrisi ini maka bisa menimbulkan gangguan saluran cerna termasuk sembelit.

Kondisi ini tentu akan sangat menyiksa bagi anak-anak. Terlebih lagi, serat punya fungsi optimal untuk perkembangan saraf, otak dan sistem imun.

Shiera Syabila Maulidya Brand Manager Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia mengatakan, serat belum jadi prioritas bagi banyak orangtua di Indonesia.

Terbukti, sebanyak 95.5 persen penduduk Indonesia di atas usia lima tahun masih kekurangan serat berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018.

Baca juga: 7 Strategi Orangtua untuk Penuhi Kebutuhan Serat Anak

Hal ini, menurutnya disebabkan minimnya edukasi yang dimiliki orangtua sehingga merasa serat tidak terlalu penting.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, kebanyakan orangtua masih harus menghadapi kendala anak yang sulit makan.

"Ngerasa anak susah makan, yang penting makan deh, karena picky eater jadinya nyerah, enggak sempat mikirin serat," terangnya Konferensi Pers Peluncuran Program Kampanye “Jam Makan Serat” pada Kamis (03/06/2021).

Untuk ini, Bebelac Gold sebagai satu-satunya susu tinggi serat di Indonesia meluncurkan kampanye “Jam Makan Serat”. Tujuannya untuk memudahkan orangtua memastikan asupan serat harian anaknya tercukupi.

Baca juga: Mengapa Anak Jadi Susah Makan Selama Pandemi

Shiera menguraikan, gerakan tersebut mengatur agar orangtua memberikan makanan berserat pada anaknya setiap pukul sepuluh pagi, dua siang, dan delapan malam. Selingan makanan ini bisa berupa buah, sayur dan susu tinggi serat.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.