Kompas.com - 08/06/2021, 12:43 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Ada yang unik dari peluncuran koleksi rumah mode Balenciaga untuk musim semi 2022.

Peragaan busana yang memamerkan koleksi bertajuk "Balenciaga Clones" itu seolah mengaburkan batasan antara kenyataan dan imajinasi.

Direktur kreatif Balenciaga, Demna Gvasalia memiliki ide untuk menggelar peragaan busana dengan mengkloning satu orang model.

Ide tersebut dieksekusi oleh sutradara Quentin Deronzier.

Seorang model bernama Eliza Douglas, dikopi alias dikloning secara digital untuk menghasilkan 44 pria dan wanita "tiruan".

Dalam mengimplementasikan ide itu, Deronzier harus membuat agar setiap tubuh tiruan memiliki cara berjalan yang sama seperti Douglas.

Peragaan busana kloning dari BalenciagaBalenciaga Peragaan busana kloning dari Balenciaga
Setelah itu, barulah Computer Graphic atau animator mengkloning wajah Douglas ke setiap model kloningan.

Proses pasca produksi peragaan busana ini melibatkan banyak teknologi canggih agar gelaran tersebut terlihat nyata seperti peragaan busana lainnya.

Teknologi yang dimaksud meliputi pelacakan planar, rotoscoping (teknik yang digunakan animator untuk menjiplak gerakan model pada rekaman film), machine learning, dan 3D modeling.

Seperti dilaporkan WWD, Gvasalia mengklaim upaya Balenciaga membuat kloningan Douglas adalah bentuk keseragaman tren dan menghilangkan perbedaan individualitas setiap model.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Hypebeast
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.