Kompas.com - 17/08/2021, 13:30 WIB
Anak laki-laki Afghanistan bermain sepak bola di depan area patung Buddha raksasa pernah berdiri di Provinsi Bamiyan, 9 April 2007. Patung-patung Buddha kuno dihancurkan oleh Taliban pada Maret 2000, meskipun ada protes internasional untuk menghentikan penghancuran. AP PHOTO / AMIR SHAHAnak laki-laki Afghanistan bermain sepak bola di depan area patung Buddha raksasa pernah berdiri di Provinsi Bamiyan, 9 April 2007. Patung-patung Buddha kuno dihancurkan oleh Taliban pada Maret 2000, meskipun ada protes internasional untuk menghentikan penghancuran.

KOMPAS.com - Munculnya Taliban sebagai penguasa pemerintahan Afghanistan memunculkan sejumlah kekhawatiran, termasuk soal nasib ribuan artefak berharga koleksi museum negara.

Ketakutan utama yang muncul, kelompok militan tersebut akan berusaha menghancurkan peninggalan berharga kebudayaan negara itu.

Karenanya, berbagai pihak terkait langsung berusaha mengamankan situs dan artefak pentingnya.

“Kami sangat prihatin dengan keselamatan staf dan koleksi kami,” kata Direktur Museum Nasional Afghanistan, Mohammad Fahim Rahimi.

Namun, budayawan Afghanistan kini kebingungan mencari lokasi yang aman untuk penyimpanan barang berharga tersebut.

Sementara itu, kurator Kabul sedang mempercepat upaya untuk mengekspor obyek berharga itu ke pameran museum terjadwal di Paris. Tujuannya untuk menyelamatkan koleksi tersebut karena situasinya sangat tidak terduga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlebih lagi, nasib penduduk yang berada di wilayah yang dikuasai Taliban masih belum pasti. Termasuk pula ibu kota negara, Kabul, Herat, dan Kandahar yang menjadi lokasi dari banyak peninggalan sejarah dan kebudayaan.

Setidaknya terdapat koleksi lebih dari 80.000 artefak di Museum Nasional Afghanistan. Secara keseluruhan, menurut Artforum, ada setidaknya hampir 800.000 artefak penting di negara ini termasuk sejumlah koleksi barang budaya dan biara Buddha.

Afghanistan berada di posisi strategis selama ribuan tahun dalam perkembangan peradaban dunia yang menyebabkan negara timur tengah ini memiliki banyak warisan benda berharga.

Lewat jalur ini di masa lalu, Buddhisme menyebar ke Cina, sementara Zoroastrianisme, Kristen, Yudaisme, dan Hindu berkembang sebelum dan sesudah kedatangan Islam pada abad ketujuh Masehi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.