Kompas.com - 03/02/2022, 09:46 WIB

KOMPAS.com - Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) adalah momok bagi laki-laki maupun perempuan yang menjalin hubungan pernikahan.

Sayangnya, praktik KDRT masih sangat banyak kita jumpai di kehidupan sehari-hari.

Korban KDRT seringkali sulit melepaskan diri dari hubungan toxic itu karena ikatan pernikahan yang sudah terjalin.

Selain itu, masih ada stigma yang menempel, baik pada laki-laki maupun perempuan, bahwa KDRT adalah aib rumah tangga yang harusnya ditutupi.

Apa itu KDRT?

PBB mendefinisikan KDRT sebagai pola perilaku dalam hubungan apa pun yang digunakan untuk mendapatkan atau mempertahankan kekuasaan dan kendali atas pasangan.

KDRT bisa berupa fisik, seksual, emosional, ekonomi atau psikologis atau ancaman tindakan yang mempengaruhi orang lain.

Seseorang bisa dikatakan melakukan KDRT ketika tindakannya menakut-nakuti, mengintimidasi, meneror, memanipulasi, menyakiti, mempermalukan, menyalahkan, melukai, atau melukai pasangannya.

Baca juga: Pentingnya Kenali Indikasi Perilaku KDRT Sejak Pacaran

Meskipun lebih dominan dialami perempuan, kekerasan dalam hubungan ini juga bisa dialami oleh laki-laki.

Terlepas istilahnya, kekerasan serupa juga bisa terjadi dalam berbagai tahapan hubungan termasuk pacaran atau tunangan.

KDRT, atau dikenal dengan nama kekerasan domestik, bisa dialami oleh semua orang dengan berbagai latar belakang sosial ekonomi, budaya dan tingkat pendidikan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.