Kompas.com - 02/07/2022, 18:00 WIB

Namun ternyata, modal besar tidak menjamin kesuksesan. Dalam satu tahun, usahanya bangkrut.

"Merasa ada uang dan tidak memiliki ilmu bisnis, modal Rp 1 miliar habis dalam setahun."

"Bahkan saya jual mobil dan motor, yang tersisa hanya motor matic," tutur lulusan SMAN 1 Bandung ini.

Mulai dari nol

Kegagalan usahanya menjadi titik balik dan pelajaran berharga dalam hidupnya.

Ia mengaku tak ingin lagi mengecewakan orangtua.

Dengan sisa uang Rp 20 juta, ia membangun konveksi, selain meneruskan Prostreet secara perlahan.

Untuk Prostreet, dia memulainya dengan membuat 1-2 lusin kaus yang dipasarkan kepada teman-temannya.

Karena keterbatasan dana, ia melakukannya seorang diri.

Mulai dari desain, marketing, hingga mengantarkannya ke pihak ekspedisi.

Setiap hari, ia pulang ke rumah jam 2 dini hari dan jam 8 pagi sudah pergi berusaha lagi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.