Salin Artikel

Hindari Ghosting, Ini 4 Cara Akhiri Hubungan Walau Sulit

KOMPAS.com - Bagi beberapa orang, mengutarakan keinginan untuk mengakhiri hubungan bukanlah hal mudah dan bahkan terasa membingungkan.

Terlebih jika sebelumnya tidak ada masalah besar dengan pasangan yang dapat dijadikan alasan.

Sering kali, keinginan untuk mengakhiri hubungan datang karena perasaan yang sudah berubah atau merasa sudah tidak sejalan dengan pasangan.

Di tengah kebingungan tersebut, ada yang memilih untuk ghosting atau diam-diam menghilang agar hubungannya berakhir.

Namun, mengakhiri hubungan dengan cara ghosting bukanlah pilihan yang baik. Rasanya akan sangat menyakitkan bagi individu yang ditinggalkan tanpa jejak.

"Individu yang mengalami ghosting dibiarkan tidak berdaya dan memiliki begitu banyak pertanyaan tentang diri serta hubungannya."

Demikian kata terapis pernikahan dan keluarga Rachel Thomasian, MFT kepada Bustle.

Dia menerangkan, orang yang ditinggalkan tanpa kejelasan oleh pasangannya akan berpikir ada sesuatu yang salah dalam dirinya sehingga tidak pantas mendapat penjelasan.

Alih-alih ghosting, ada solusi yang lebih elegan dan baik untuk mengakhiri hubungan apabila merasa sulit untuk mengutarakannya. Berikut ulasannya.

1. Lakukan lebih cepat

Jika mendapati diri sendiri membutuhkan waktu lama untuk membalas pesan pasangan, kerap membatalkan janji kencan, atau keinginan untuk bertemu berkurang, maka itu tanda yang perlu diwaspadai.

Artinya minat terhadap pasangan sudah mulai hilang. Tanpa disadari, perubahan perilaku itu merupakan tahap awal ghosting.

"Secara bertahap, penarikan diri akan menggantikan penolakan dan menyebabkan kebingungan," kata terapis hubungan Dr. Darcy Sterling.

Jadi, alih-alih melanjutkan hal ini dan berharap pasangan menangkap petunjuk, bantulah dirinya dan akhiri hubungan segera mungkin.

2. Pilih bentuk komunikasi terbaik

Jika sudah tidak berbicara secara langsung selama beberapa minggu atau bulan, maka mengakhiri hubungan lewat panggilan telepon adalah cara lebih baik.

“Tetapi jika itu masih sulit juga, mengakhiri hubungan lewat pesan singkat, email, atau DM, bisa jadi pilihan," kata Thomasian.

Pilihlah bentuk komunikasi yang dirasa paling cocok untuk mengakhiri hubungan tanpa harus mengungkapkan langsung.

3. Beri penjelasan singkat

Walaupun tidak bisa berbicara secara langsung untuk mengutarakan keinginan mengakhiri hubungan, tidak ada salahnya memilih kata-kata yang manis.

Tulislah pesan singkat dengan kata-kata seperti, "Aku menikmati waktu yang kita habiskan bersama. Tetapi aku tidak melihat hubungan di masa depan dan tidak mengharapkan apa pun selain yang terbaik."

"Pergi tanpa penjelasan itu menyebalkan dan dapat membuat seseorang merasa tidak aman. Jadi beri tahu dan kalau perlu ingatkan sifat baiknya."

Demikian kata terapis pernikahan dan keluarga, Morgan Goulet, LMFT. Mengingatkan sifat baik dapat membuat pasangan termotivasi kembali walau hubungan harus berakhir.

4. Tetapkan batasan

Jika memang sudah tidak ingin ada hubungan lagi, maka sebaiknya tetapkan batasan. Jangan memberikan harapan bila hubungan masih bisa dilanjutkan.

Misalnya saja setelah mengutarakan keinginan untuk mengakhiri hubungan masih membalas pesan. Atau malah bertemu dan bertindak seperti tidak terjadi apa-apa.

"Bila sudah memilih untuk tidak ingin lagi berkomunikasi, buat batasan dan patuhi. Ini bisa membantu untuk melupakan," kata Thomasian.


https://lifestyle.kompas.com/read/2021/05/03/192902720/hindari-ghosting-ini-4-cara-akhiri-hubungan-walau-sulit

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.