Salin Artikel

Sering Dicabut Bikin Uban Semakin Banyak, Mitos atau Fakta?

Apakah ini mitos atau fakta? Benarkah uban dicabut tambah banyak?

Ahli pewarnaan rambut sekaligus brand ambassador Redken, Matt Rez menjelaskan bahwa itu ternyata tidak benar.

"Itu benar-benar mitos," katanya, seperti dilansir Mind Body Green.

Satu folikel rambut hanya ditumbuhi satu helai rambut. Jadi, mencabut sehelai uban belum tentu memicu pertumbuhan uban lainnya.

Jika setelah mencabut uban kita melihat ada beberapa helai rambut abu-abu atau putih bermunculan, kemungkinan itu adalah karena penuaan alami atau faktor lainnya, bukan akibat sebelumnya kita mencabut uban.

Lalu, apakah mencabut uban berbahaya?

Menurut ilmuwan kosmetik, Randy Schueller, mencabut uban tidak berbahaya. Namun, melakukan hal ini tidak memberi manfaat.

"Tidak ada bahayanya mencabut uban, tapi itu juga tidak memberikan kita kebaikan," kata Schueller, seperti dilansir Today.

Kebanyakan dari kita mungkin mencabut uban karena tidak suka. Mencabut uban memang akan menghilangkan rambut putih yang tidak kita inginkan, tetapi hanya sementara.

Schueller menjelaskan, folikel rambut masih akan tetap hidup setelah uban dicabut dan akan tetap menghasilkan rambut baru untuk menggantikannya.

Senada dengan Rez, Schueller juga mengatakan bahwa mencabut uban tidak akan memicu pertumbuhan uban baru yang lebih banyak.

"Itu hanyalah mitos karena apa yang kita lakukan terhadap satu folikel tidak akan memengaruhi tetangganya," ucapnya.

Mengapa mitos ini begitu dipercaya?

Menurut Rez, mitos ini banyak dipercaya kemungkinan karena setelah kita mencabut satu uban, pertumbuhan rambut baru akan lebih terasa. Terutama jika rambut tumbuh tersebut juga memutih.

"Pertumbuhan baru bakal terlihat menonjol dan lebih terlihat ketika tumbuh kembali," kata dia.

Pada dasarnya, uban memiliki tekstur yang berbeda dari helai rambut lainnya karena cenderung sedikit lebih kasar.

Ini dikarenakan folikel rambut dengan lebih sedikit melanin cenderung menghasilkan lebih sedikit sebum. Pada akhirnya, menumbuhkan rambut yang lebih kering dan kasar.

Jadi, saat rambut tumbuh kembali di tempat yang sama, rambut tersebut akan sedikit lebih menonjol daripada lainnya.

Meski begitu, bukan berarti setelah ini kita boleh mencabuti setiap uban yang terlihat.

Ketika menghilangkan rambut dari folikel, rambut baru akan tumbuh. Ini adalah proses internal yang terjadi ketika sel-sel penghasil pigmen mulai memburuk.

Selain itu, mencabut paksa rambut bisa menyebabkan trauma pasa folikel, bahkan bisa rusak dan mati jika dilakukan berulang kali.

Ketika hal itu terjadi, rambut bisa tidak akan tumbuh kembali.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/05/31/185124820/sering-dicabut-bikin-uban-semakin-banyak-mitos-atau-fakta

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.