Salin Artikel

Long Covid Lebih Mungkin Terjadi Jika Seseorang Alami Kondisi Ini

Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari RSCM, dr Eric Daniel Tenda, PhD, SpPD, FINASIM, kita disebut mengalami long covid apabila masih merasakan gejala menetap lebih dari empat minggu setelah infeksi awal atau gejala Covid-19 awal.

Ia menambahkan, seseorang bisa terinfeksi Covid-19 ketika virus masuk melalui reseptor ACE2.

Reseptor ini tak hanya berada di paru-paru, tetapi juga pada organ lain, seperti otak, hari, jantung, hingga ginjal.

"Maka gejala long covid ini bisa dimiliki oleh seseorang, tidak terbatas hanya di saluran pernapasan saja, tapi bisa juga mengalami gejala lain."

Demikian diungkapkan Eric pada sesi Q&A Long Covid-19 dan Pemulihan Pasca Covid-19 di Instagram Kementerian Kesehatan, Rabu (11/08/2021).

Long covid dapat diprediksi

Rupanya, risiko long covid kemungkinan dapat diprediksi sejak awal. Caranya adalah mengetahui berapa banyak gejala yang muncul.

Menurut sebuah jurnal terbaru, ungkap Eric, seseorang yang terinfeksi Covid-19 dan memiliki lebih dari lima gejala berisiko mengalami long covid empat kali lebih tinggi dibandingkan orang-orang yang mengalami gejala kurang dari lima.

"Jadi, kalau ketika fase akut orangnya punya gejala lebih dari lima, maka kemungkinan orang tersebut mengalami long covid lebih tinggi daripada orang yang hanya memiliki satu atau dua gejala saja," ucapnya.

Namun, gejalanya bisa apa saja. Seperti yang kita ketahui, Covid-19 memiliki banyak sekali gejala dan setiap orang mengalami gejala yang berbeda-beda.

"Jadi, kombinasi lima gejala misalnya nyeri kepala, batuk, sesak napas, mual, muntah," kata Eric.

Long covid memengaruhi kualitas hidup

Gejala yang bertahan atau long covid dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang.

Eric menyebut isi sebuah artikel yang dipublikasikan di luar negeri bahwa sebanyak 51 persen orang dengan long covid mengalami penurunan kualitas hidup.

Penurunan kualitas hidup terjadi pada orang-orang yang mengalami gangguan sistem pernapasan berat atau gangguan berat lainnya, misalnya fungsi ginjal atau saluran cerna, ketika mengalami infeksi akut.

"Jadi apakah jika long covid maka kualitas menurun? Enggak juga. Kita lihat apa gejalanya dan seberapa banyak."

"Setelah tahu, segera ke dokter, lakukan pengobatan rutin untuk memelihara agar kualitas hidup kita lebih baik," tuturnya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/08/11/194408220/long-covid-lebih-mungkin-terjadi-jika-seseorang-alami-kondisi-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.