Presiden Berharap Kerja Sama RI-Jepang Diperluas

Kompas.com - 01/11/2008, 11:03 WIB
Editor

JAKARTA, SABTU - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka rangkaian acara Indonesia-Japan Expo 2008 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (1/11). Presiden membuka acara dengan memukul Taiko, semacam bedug khas Jepang dan segera disambut oleh tepuk tangan hadirin yang datang.

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan rasa bahagianya atas kerja sama Indonesia-Jepang yang telah dibangun selama ini. Presiden menyebut tiga dokumen penting yang dikeluarkan sejak tahun 2005 sebagai tonggak kemajuan hubungan kedua negara, yaitu deklarasi kemitraan dan strategi bagi masa depan yang damai, deklarasi kemitraan untuk menghadapi tantangan-tantangan baru, serta persetujuaan kemitraan Indonesia-Jepang yang diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan hubungan ekonomi Indonesia-Jepang.

Sejumlah kerja sama, terutama dalam bidang manufaktur, elektronik, petrokimia dan energi sudah berlangsung. Namun, Presiden mengharapkan ke depannya kerja sama ini makin diperluas. "Ini harus memperluas hubungan yang ada dan memasuki wilayah baru dari kemitraan kerja sama kita. Harus mencari peluang baru, misalnya dalam pertanian menjadi penting dengan teknologi Jepang," kata Presiden.

Menurut Presiden, kombinasi teknologi Jepang dengan lahan yang subur serta keragaman ekosistem Indonesia akan dapat meningkatkan ketahanan pangan paling tidak di tingkat regional dan tingkat kemakmuran para petani. Contohnya saja kerja sama seperti kerja sama one village one product di Yogyakarta untuk mempromosikan produk lokal di tingkat global dapat diperluas di daerah-daerah lainnya.

Selain itu, Jepang dan Indonesia dapat mengerahkan kekuatannya masing-masing untuk berkontribusi bagi reformasi ekonomi dunia dan menciptakan stabilitas regional. Dalam kesempatan ini, SBY juga mengatakan kerja sama emas Indonesia Jepang sudah menghasilkan kesuksesan yang besar bagi Indonesia. Hal ini terbukti dengan berangkatnya putra-putri terbaik Indonesia untuk menimba ilmu di Jepang dan ketika kembali berhasil menjadi tokoh terkemuka dan berkarya di Indonesia.

Sejumlah nama disebutkan Presiden, di antaranya Ketua DPD Ginanjar Kartasasmita yang lulus dari Tokyo University serta pebisnis Rahmat Gobel yang kini memperkerjakan sekitar 25 ribu orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.