Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pilihan Pengobatan Nyeri Leher

Kompas.com - 13/10/2010, 11:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum Anda memutuskan mengobati, Anda harus terlebih dahulu secara akurat menilai apa jenis nyeri leher yang Anda alami. Seorang spesialis nyeri yang terlatih pasti bisa menilai dan mengobati nyeri leher akut dan kronis.

Di Singapore Pain Care Center, Singapura, mereka memiliki pendekatan multidisiplin dari berbagai spesialis dengan keahlian dan sumber daya yang diperlukan.

Menurut Dr Bernard Lee MK, Direktur Interventional Pain Management Services, Singapore Pain Care Center, Singapura, nyeri leher akut dapat diobati dengan obat-obatan dan istirahat singkat (paling banyak dua hari).

Jika tidak menyebabkan sesuatu yang berat atau serius, sebagian besar nyeri akan hilang secara spontan setelah seminggu. Setiap rasa sakit yang berlangsung selama lebih dari sebulan, harus diperiksa oleh seorang dokter/spesialis.

Secara tradisional, hanya ada dua sisi spektrum untuk memilih pengobatan yaitu: manajemen konservatif dengan obat dan fisioterapi pada satu sisi, dan pada sisi lainnya adalah operasi terbuka dan dekompresi.

Kini sebuah terobosan baru untuk mengobati nyeri tulang belakang melalui prosedur ballooning laser (laser balon).  Prinsip pengobatan ini (neuroplasty) adalah untuk membebaskan saraf dengan menekan “saraf yang terjepit" menjauhi diskus dengan balon, lalu membebaskan obstruksi dan membuka ruang yang menyempit, menyebabkan penurunan yang signifikan pada nyeri. Hal ini pada dasarnya seperti ballooning pembuluh darah jantung yang menyempit pada penyakit jantun).

Bersama dengan perawatan laser, saraf atau degenerasi diskus dapat "dilaser" untuk menghentikan peradangan dan memungkinkan pemulihan dan regenerasi. Keuntungan yang signifikan untuk pasien adalah ini memiliki risiko 0% kelumpuhan dan tidak melibatkan pembedahan sehingga pemulihan menjadi lebih cepat.

Prosedur “suntikan laser khusus ke tulang belakang” ini dilakukan menggunakan bius lokal pada tindakannya. Prosedur aman, dengan komplikasi kecil dan rawat inap tidak diperlukan. Tidak ada luka bedah dan prosedur hampir tanpa rasa sakit, berlangsung 1-2 jam.

Dengan begitu sedikit waktu dibutuhkan, pasien dapat segera kembali bekerja secepatnya. Dikombinasikan dengan latihan yang baik atau program rehabilitasi, rasa sakit mungkin tidak kambuh lagi.

Perawatan lain yang tersedia disebut dengan Nucleoplasty, merupakan terobosan laser penyusutan lubang kunci diskus untuk tonjolan diskus servikal. Di bawah arahan X-ray yang tepat, laser ini diterapkan melalui suntikan, akurat ke penonjolan diskus, menyebabkan material diskus yang berlebih menjadi menguap. Hal ini kemudian berfungsi seperti vakum dan menyebabkan jaringan sekitarnya menyusut dan mengecilkan tonjolan tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.paincarecenter.com.sg atau www.flyfreeforhealth.com. ©FlyFreeForHealth2010

Dr Bernard Lee Direktur Interventional Pain Management Services, Singapore Pain Care Center, Singapura http://www.paincarecenter.com.sg/

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com