Bianca Beatrice, Impian Sederhana Si Putri Kopi

Kompas.com - 29/04/2013, 07:58 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Menikmati secangkir kopi sambil berbincang dengan Miss Coffee Indonesia tentang kopi dan impian sungguh nikmat. Bianca Beatrice Darmawan (24), putri kopi itu, bercita-cita membuka warung kopi.

Ditemui di Restoran Gomawo di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, wajah Bianca masih lelah. Dari rumahnya di Petojo, Jakarta Pusat, ia baru saja menembus kemacetan lalu lintas menuju kawasan Ancol.

Sambil menyeruput kopi, Bianca bercerita tentang ketertarikannya mengikuti ajang Miss Coffee Indonesia. Alasannya sederhana. ”Saya mau buka kafe kopi sambil melanjutkan usaha orangtua,” kata Bianca.

Sembari berbincang, ia senang memainkan sedotan di gelas. Wajahnya pun sering bersemu merah. Meski telah memenangi first runner-up (juara 2) Miss Coffee Internasional, Bianca tak bisa sepenuhnya membuang sifat pemalu dari dirinya

Begitu terpilih sebagai Miss Coffee Indonesia 2012-2013, Bianca segera melepas karier di bidang perbankan. ”Kalau saya ingin sesuatu, pasti berusaha mendapatkannya. Saya suka kopi sejak kuliah. Saya sering belajar malam, hah, capek, ya udah ngopi saja,” katanya.

Ia mengaku penasaran karena mayoritas kopi yang diseduh di kafe-kafe di Amerika Serikat, tempatnya kuliah, adalah kopi dari Jawa dan Sumatera.

Sebagai Miss Coffee Indonesia, ia kembali terkaget-kaget menjumpai keragaman kopi Nusantara. Ia lantas jatuh cinta dengan kopi kintamani, yang menurut dia, memiliki cita rasa asam segar, kopi mandailing yang beraroma seperti tanah yang baru tersiram hujan, dan kopi toraja yang lebih beraroma kacang.

Di rumahnya, ia minimal menyetok lima jenis kopi berbeda. Dari gadis peminum secangkir kopi sehari, Bianca berubah menjadi ahli kopi. Hari-harinya selama setahun terakhir diisi perjumpaan dengan petani, menyambangi warung kopi, serta mempromosikan kopi Indonesia.

Sebulan lagi Bianca akan segera menanggalkan tiara Miss Coffee Indonesia. Ia pun sudah ancang-ancang untuk segera membuka kedai kopi milik sendiri yang hanya menyajikan kopi lokal kebanggaan Indonesia.

Suka bisnis
Sejak kecil Bianca sudah menunjukkan ketertarikan untuk berbisnis. Sejak di sekolah menengah ia sudah ”membantu-bantu” di perusahaan ayahnya. ”Karena suka, jadi tidak terbebani,” ujar Bianca.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X