Harus Pakai Sunblock atau Sunscreen?

Kompas.com - 25/06/2013, 19:33 WIB
Sunblock memiliki kandungan zinc atau zat besi yang memberi perlindungan pada kulit untuk mengantisipasi paparan sinar matahari. SHUTTERSTOCKSunblock memiliki kandungan zinc atau zat besi yang memberi perlindungan pada kulit untuk mengantisipasi paparan sinar matahari.
Penulis Rahman Indra
|
EditorFelicitas Harmandini

KOMPAS.com - Jika selama ini Anda menyiasati sinar matahari hanya dengan memakai sunscreen, sebaiknya ubah kebiasaan tersebut. Perlindungan total kulit ketika terkena paparan sinar matahari mestinya lebih dari sekadar pemakaian krim anti sinar UV. Selain itu, Anda bukan memerlukan sunscreen, melainkan sunblock. Apa bedanya?

Amy Chalmers, juru bicara USANA Health Sciences dan pendiri Natural Skin Solutions, membeberkan bahwa perlindungan total kulit mestilah meliputi banyak hal. Anda bukan sekadar mengoles krim tabir surya (sunscreen). Kulit yang sehat bukan hanya terlindungi dari luar, tetapi juga dari dalam. Setidaknya upaya maksimal itu bisa mengurangi resiko kulit rusak dan membuatnya terawat sampai kemudian hari.

Meskipun sinar matahari yang tidak baik untuk kulit memang tidak dapat dihindari, tapi mengetahui cara untuk melindunginya adalah solusi yang terbaik. Empat langkah berikut patut Anda terapkan ketika harus melindungi kulit terkena sinar matahari secara langsung.

Sunblock vs sunscreen. Sunscreen mengandung bahan kimia yang mampu menangkis sinar UV A dan UV B, tapi ada sebagian sinar matahari yang tetap terserap oleh tubuh. Bahan kimia yang terkandung dalam sunscreen juga masih berpotensi merusak lapisan teratas kulit.

Sementara sunblock mengandung mineral, antioksidan, dan moisturizer. Keunggulan sunblock adalah kandungan zinc atau zat besi sebagai perlindungan kulit dari sinar matahari, dengan cara memblok sinar matahari ibarat cermin sehingga kulit terlindungi. Sederhananya, formula zinc sangat efektif untuk melindungi kulit.

Perlindungan dari dalam. Konsumsi vitamin yang baik untuk kulit penting agar kulit benar-benar terjaga. Tidak hanya vitamin A dan D, tapi juga vitamin C dan E. Anda bisa mendapatkan vitamin ini dari konsumsi buah dan sayuran. Cobalah variasikan konsumsi sayur dan buah dari berbagai warna. Ini menjadi vitamin yang baik untuk menjaga kulit dari dalam.

Langkah ketiga, tidak ada salahnya memakai topi sebagai pelindungan. Selama ini mungkin Anda agak merasa janggal ketika mengenakan topi. Tetapi, memakai topi adalah salah satu cara paling mudah untuk menghalangi paparan sinar matahari ke kulit wajah dan kulit kepala.

Terakhir, berkonsultasilah dengan ahli kulit tentang cara agar kulit tetap terlindungi. Kenali jenis kulit dan produk perawatan yang cocok. Karena, salah memakai produk menjadi salah satu penyebab kulit menjadi cepat rusak. Anda mau kulit tetap kencang, awet muda dan bebas keriput bukan? Maka ada baiknya Anda menerapkan empat langkah utama untuk perlindungan kulit ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Shine
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X