Awas, Pria Juga Bisa Kena Kanker Payudara

Kompas.com - 16/06/2017, 17:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

Meski kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak diderita perempuan, nyatanya pria tak luput dari penyakit ini.

Penyebab pasti kanker payudara memang belum jelas, namun ada sejumlah faktor yang dianggap berperan. Misalnya seperti obesitas atau ada riwayat kanker payudara dalam keluarga, baik itu perempuan atau pria.

Umur juga berpengaruh. Pada kasus kanker payudara pria, kebanyakan berusia di atas 60 tahun. Risiko penyakit ini memang kecil, sekitar 1 dari 100.000.

Penyakit ini bisa dideteksi dengan mengetahui gejala paling umum, yaitu benjolan dan rasa sakit di salah satu bagian payudara, biasanya terletak di bagian bawah puting dan kulit berwarna gelap yang disebut areola.

Seperti halnya pada perempuan, kanker payudara pada pria juga membuat puting susu masuk ke dalam dan mengeluarkan cairan.

Gejala lain yang perlu diwasapdai adalah perubahan bentuk payudara, berwarna kemerahan atau muncul ruam, perubahan tekstur kulit dan rasa nyeri hebat. Bila Anda mencurigai ada gangguan, periksakan pada dokter.

Untuk mencegahnya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan seperti mempertahankan berat badan yang ideal dan sehat. Kondisi ini dapat dicapai dengan olahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat.

Dalam banyak kasus, gejala-gejala gangguan payudara pada pria bukan kanker. Mayoritas benjolan di payudara pria karena gynaecomastia atau ‘man boobs’, yakni jaringan payudara membesar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Sun
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X