Kompas.com - 23/08/2017, 12:03 WIB
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Walau hipertensi kerap tak terdeteksi, namun sebenarnya hipertensi memiliki beberapa gejala yang nyata. Pedoman baru yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics, memperkirakan bahwa 3,5 persen anak-anak dan remaja kini memiliki hipertensi, jumlah yang meningkat dari perkiraan. Hipertensi kini telah menempati urutan teratas dari lima penyakit kronis bagi remaja dan anak-anak.

Pedoman baru tersebut mendorong para dokter, terutama orang tua, untuk waspada terhadap tanda-tanda atau gejala pada anak-anak dan remaja. Pedoman tersebut mencatat bahwa 75 persen dokter dan orang tua sering melewatkan tanda-tanda tersebut.

"Kami telah melihat peningkatan tekanan darah anak-anak selama dekade terakhir ini," kata Dr. Joshua Samuels, seorang profesor pediatri di McGovern Medical School dan UT Health Houston, Texas. "Itu mungkin terkait dengan epidemi obesitas pada anak-anak yang disebabkan oleh penerapan gaya hidup sehari-hari.”

Ini tandanya bila anak mulai alami hipertensi

Cheyenne Cameron (16) merasa sangat tidak enak badan. Dia merasa pusing, jantungnya berdegup kencang, yang membuat tubuhnya lemas. Tak seperti penyakit pilek atau batuk yang kerap dialami anak-anak, Cheyenne bingung bagaimana mengutarakan kondisi tersebut kepada orang tuanya.

"Saya merasa seperti ada sebuah mobil sedang duduk di dada dan punggung saya," Cheyenne mengatakan kepada NBC News. "Seperti ada tekanan berat di sekitar dada. Lalu, saya merasa pusing dan mengerikan.”

Setelah orang tua mengajak Cheyenne melakukan tes di dokter, pelakunya ternyata adalah hipertensi, atau tekanan darah tinggi. Suatu kondisi yang lebih sering dikaitkan dengan penyakit orang tua.

Cheyenne adalah remaja yang sangat sehat sebelum ia mulai mengalami hipertensi, bermain softball dan berharap bisa bergabung dengan pemadam kebakaran setempat. Dia merindukan tahun pertamanya menikmati momen sehat bersama teman-temannya.

"Saya tidak tahu apa yang salah. Saya merindukan teman-teman, karena saat itu saya tidak bisa melakukan apa yang dilakukan kakak dan saudara di sekolah,” tutur Cheyenne.

Ibu Cheyenne, Katie Cameron, mengatakan, "Tidak terpikir oleh saya bahwa ini adalah tekanan darah tinggi karena saya pikir tidak mungkin anak berusia 15 tahun mengalaminya. Jadi, saat anak Anda mengalami gejala seperti sering pusing, merasa sakit atau berat di sekitar dada, lemas, baiknya segera periksakan ke dokter," kata Katie Cameron.

Halaman:
Sumber NBCNews


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.