Kompas.com - 05/01/2018, 13:00 WIB
. THINKSTOCK.
EditorGlori K. Wadrianto

KOMPAS.com - Banyak orang yang sedang menjalani diet demi menjaga atau menurunkan berat badan, menghindari makan malam.

Padahal, membiarkan perut lapar dapat membuat susah tidur dan berisiko terjaga di malam hari untuk makan lebih banyak.

Menu makan malam "antigemuk" tentu dapat menjadi jalan tengah yang efektif.

Makan di malam hari sering diasosiasikan dengan pola makan tidak sehat akibat stres dan kebosanan.

Selain itu, makan di malam hari, terutama saat di depan televisi sering kali menjadi tidak terkendali, karena porsi yang tidak terkontrol dan "melibatkan" makanan-makanan berlemak.

Sebutlah, keripik, kue, atau pun permen.

Baca juga : Gemuk vs Langsing, Siapa yang Lebih Bahagia Menurut Studi?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, mengonsumsi makanan dengan waktu yang terlalu berdekatan dengan waktu tidur berisiko menyebabkan gangguan tidur dan pencernaan.

Kamu tentu pernah mendengar ungkapan "makan pagi seperti raja, makan siang seperti pangeran, dan makan malam seperti orang miskin."

Namun dalam perkembangan, ada anggapan bahwa kapan pun Kamu makan, kalori tetaplah kalori.

Jenis makanan, kalori yang terkandung di dalamnya, dan jenis kegiatan yang Kamu lakukan untuk membakar kalori adalah faktor-faktor yang menentukan pertambahan berat badan.

Halaman:


Sumber Alodokter
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.