Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/02/2018, 11:15 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Meski bukan penyakit infeksi, tetapi kegemukan berlebih alias obesitas disebutkan bisa menular. Orang yang tinggal dalam kelompok atau komunitas dengan banyak orang obesitasnya ternyata juga punya kecenderungan untuk menjadi gemuk.

Ini hampir sama seperti bagaimana wabah flu menyebar dari orang ke orang. Benarkah obesitas menular?

Ada beberapa hal yang menyebabkan obesitas. Mulai dari faktor genetis, terlalu banyak makan makanan tinggi kalori, jarang bergerak, dan satu penyebab yang mungkin kamu belum ketahui adalah: orang di sekitarmu.

Sebuah studi yang dipublikasikan di JAMA Pediatrics menyebutkan kemungkinan itu setelah melakukan penelitian di Amerika Serikat. Seperti diketahui, tingkat obesitas di negara itu cukup tinggi, bahkan dikategorikan sebagai 'wabah'.

Dari November 2016 hingga Oktober 2017, penulis penelitian tersebut Ashlesha Datar, Ph.D., bersama Nancy Nicosia, Ph.D., ekonom senior di RAND Corporation, mengumpulkan data dari 1.519 keluarga militer, perempuan maupun laki-laki, dewasa dan juga anak-anak.

Mereka adalah orang-orang yang tinggal di 38 basis dari seluruh Amerika Serikat dan memiliki level obesitas yang bervariasi.

Datar mengatakan, alasan mereka memilih kelompok keluarga militer sebagai subjek penelitian adalah karena keluarga-keluarga ini tidak bisa memilih tempat mereka tinggal.

Beberapa rumah berada di daerah dengan rasio obesitas yang tinggi dan sebagian lainnya berada di daerah dengan resiko obesitas yang rendah.

"Ini memungkinkan kami untuk menganalisa apakah tinggal di daerah dengan rasio obesitas tinggi juga meningkatkan risiko menjadi obesitas," kata Datar.

Hasilnya, untuk setiap satu persen peningkatan rasio obesitas dalam sebuah daerah, risiko anak-anak mudanya untuk mengalami kelebihan berat badan naik antara 4 hingga 6 persen. Sementara risiko penduduk dewasanya mengalami kelebihan berat badan naik sebesar 5 persen.

(Baca juga: Obesitas Lebih Membahayakan Dibanding Rokok)

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber menshealth
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.