Berbentuk Sederhana, Inilah Kisah Mengagumkan di Balik Kue Keranjang

Kompas.com - 08/02/2018, 15:38 WIB
Kue keranjang bungkus daun, jadi ragam jajanan kue khas Imlek yang tersaji di berbagai toko di Suryakencana, Bogor, Sabtu (3/2/2018).KOMPAS.COM/Muhammad Irzal Adiakurnia Kue keranjang bungkus daun, jadi ragam jajanan kue khas Imlek yang tersaji di berbagai toko di Suryakencana, Bogor, Sabtu (3/2/2018).

KOMPAS.com - Ada banyak tradisi yang terkait dengan Tahun Baru Imlek. Namun, satu tradisi penting yang tak akan pernah dilupakan adalah menyajikan niangao atau kue keranjang.

Kue keranjang adalah makanan penutup populer yang dimakan selama Tahun Baru Imlek. Ini pada awalnya digunakan sebagai persembahan dalam upacara ritual.

Seiring berjalannya waktu, makanan dengan tekstur yang lengket ini menjadi makanan khas pada tahun baru China.

Pengucapan kue keranjang alias niangao dalam bahasa China menggunakan nada yang meninggi pada akhir suku kata. Hal ini melambangkan pendapatan yang lebih tinggi, posisi yang lebih tinggi, pertumbuhan anak-anak, dan umumnya menjanjikan tahun yang lebih baik.

Menikmati kue keranjang selama periode tahun baru China juga dianggap sebagai keberuntungan.

Cara membuat kue keranjang

Kue keranjang biasanya terbuat dari beras ketan, tepung gandum, garam, air, dan gula pasir. Makanan ini sangat lezat saat baik dikukus, digoreng, atau bahkan dimakan secara langsung.

Banyak orang di daerah pedesaan masih menggunakan metode kuno untuk membuat makanan khas imlek ini. Berikut cara membuat kue keranjang:

  1. Masukkan beras ketan yang telah dikukus ke dalam wadah batu besar.
  2. Haluskan dengan palu kayu sampai beras ketan menjadi pasta.
  3. Ambil pastanya, potong menjadi potongan kecil (sekitar 150 gram per potong).
  4. Gulung hingga setinggi 3 sentimeter. Lalu, potong hingga membentuk lingkaran.

Macam-macam kue keranjang

Ada dua jenis kue keranjang. Kue keranjang manis biasanya dibuat di Cina utara yang disajikan dengan cara dikukus atau digoreng.

Di Cina selatan, kue keranjang memiliki rasa yang manis atau gurih, disajikan dengan cara dikukus, digoreng, atau bahkan disajikan dalam sup.

Baca :Yang Perlu Kita Tahu tentang Tahun Baru China...

Halaman Berikutnya
Halaman:



Close Ads X