Kompas.com - 28/02/2018, 11:00 WIB
Karakter Elmo Karakter Elmo

KOMPAS.com - Karakter Elmo dalam serial anal-anak Sesame Street memang terlihat lucu bagi orang dewasa. Balita pun sangat menyukai karakter boneka itu.

Ternyata, ada alasan ilmiah mengapa anak-anak, khususnya balita sangat menyukai karakter lucu bewarna merah terang itu.

Sebenarnya, ada banyak karakter lain dalam serial Sesame Street. Namun, karater Elmo menjadi paling menonjol dan berkesan di hati balita.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Secara ilmiah, karakter Elmo menjadi sangat berkesan karena warnanya. Merah adalah salah satu warna pertama yang bisa dilihat oleh balita.

Menurut American Optometric Association, bayi tidak dilahirkan dengan semua kemampuan visual yang mereka butuhkan dalam hidup.

Sebaliknya, kemampuan ini perlu dipelajari dan diperbaiki sejak tahun pertama mereka lahir.

Seperti dikutip dari laman babycentre, disebutkan, bayi baru bisa melihat warna terang -termasuk warna primer merah dan jingga, setelah beberapa minggu mereka lahir.

Bausch, sebuah perusahaan perawatan mata, menegaskan, warna pertama yang bisa dilihat bayi adalah merah.

Jadi saat menonton serial Sesame Street, masuk akal jika karakter Elmo yang memiliki warna merah terang tersebut begitu disukai anak-anak.

Namun, balita tidak sepenuhnya fokus pada penampilan. Mereka juga menyukai suara.

Karakter Elmo juga memiliki gaya bicara seperti orangtua, yaitu menggunakan nada tinggi seperti yang biasa digunakan oleh orangtua untuk berkomunikasi dengan bayi mereka.

Hal senada diungkapkan Dr Lauren Gardner, selaku administrative director of the Autism Centre di Johns Hopkins All Children's Hospital.

Dia mengatakan suara bernada tinggi, suara vokal yang terseret dan intonasi yang berlebihan adalah cara yang biasa digunakan oleh para perawat untuk berkomunikasi dengan para bayi.

Jadi bagi balita, Elmo adalah kombinasi dari dua hal favorit mereka yang hidup kembali, yaitu merah dan suara orangtua.

Karakter Elmo juga menggabungkan cara berpikir, berbicara, dan eksplorasi anak-anak.

Bagi balita, perilaku ini merupakan tiruan pemahaman diri mereka yang terbatas dan pemahaman terhadap dunia di sekitar mereka yang membuat Elmo terasa seperti teman. 

 

Dancing right into the weekend!

A post shared by Sesame Street (@sesamestreet) on Jul 7, 2017 at 6:42am PDT

Shanna Donhauser, terapis anak dan keluarga serta pendiri The Happy Nest mengatakan, karater ini menarik bagi anak-anak karena mereka biasanya tertarik pada karakter yang mencerminkan perasaan positif.

Yah, dalam serial tersebut, karakter Elmo seringkali mengucapkan kata "tolong" dan "terimakasih" serta selalu bersikap baik hati.

Balita memang butuh contoh baik demi perkembangannya.

Salah satu cara untuk memberikan contoh yang baik bagi mereka adalah memilih tontonan yang baik untuk para balita. Ini bisa menjadi tantangan tersendiri bagi para orangtua. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X